AMBON — Sebanyak tiga desa di Kecamatan Leihitu menjadi penerima bantuan peralatan olahraga dari Polda Maluku. Desa Wakal, Desa Hitu Mesing, dan Desa Hitu Lama mendapatkan paket alat olahraga yang diserahkan langsung oleh Kapolda Maluku, Dadang Hartanto, didampingi jajaran pejabat utama Polda Maluku dan pengurus Bhayangkari.
Olahraga Jadi Wadah Pembentukan Karakter Pemuda
Dalam sambutannya di Polsek Leihitu, Dadang Hartanto menekankan pentingnya aktivitas fisik bagi generasi muda. Menurutnya, olahraga bukan sekadar kegiatan rekreasi, melainkan instrumen pembinaan yang konkret.
“Melalui bantuan peralatan olahraga ini kami berharap para pemuda semakin aktif berolahraga, meningkatkan prestasi, mempererat kebersamaan, serta menjauhkan diri dari berbagai perilaku negatif,” kata Dadang.
Sinergi Keamanan Tak Bisa Dilakukan Polisi Sendiri
Kapolda juga mengingatkan bahwa pembinaan pemuda tidak bisa berjalan hanya dari sisi kepolisian. Ia mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan untuk menciptakan lingkungan yang aman.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk para pemuda yang memiliki semangat persatuan, sportivitas, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Antusiasme Pemuda dan Rangkaian Acara Hari Bhayangkara
Para pemuda penerima bantuan menyambut positif perhatian Polda Maluku. Mereka berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pembinaan olahraga sekaligus memperkuat kebersamaan di Kecamatan Leihitu.
Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari agenda “Safety Riding Wisata Rally Club” yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Acara kemudian ditutup dengan pengundian door prize yang dipandu oleh Kabid Humas Polda Maluku, Rositah Umasugi. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib di bawah pengamanan personel Polda Maluku.