AMBON — Sebanyak 355 mahasiswa resmi dikukuhkan dalam wisuda yang mengusung tema integrasi keislaman, IPTEK, dan kebudayaan di era digital. Dari jumlah itu, 18 orang merupakan lulusan Program Magister (S2) dan 337 lainnya dari Program Sarjana (S1).
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menekankan tiga pilar utama yang harus dipegang para lulusan dalam menghadapi era Society 5.0. Pertama, mengintegrasikan nilai keislaman dengan ilmu pengetahuan dan teknologi agar kemajuan tetap berlandaskan moral. Kedua, memperkuat budaya lokal sebagai benteng menghadapi arus informasi global. Ketiga, menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia.
Pesan Langsung Gubernur: 'Buktikan Kehadiran Memberi Dampak Nyata'
"Buktikan kepada masyarakat bahwa kehadiran Saudara memberikan dampak nyata. Jadilah solusi atas berbagai permasalahan di lingkungan sekitar, bukan malah menjadi bagian dari masalah itu sendiri," ujar Gubernur dalam sambutannya, Kamis (9/7/2026).
Gubernur juga memberikan apresiasi kepada civitas akademika UIN AM Sangadji yang terus mengembangkan kualitas perguruan tinggi sebagai pusat keunggulan di kawasan timur Indonesia. Menurutnya, lulusan harus mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Fakultas Tarbiyah Dominasi Jumlah Lulusan, Disusul Fakultas Ekonomi
Rincian lulusan menunjukkan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan menjadi penyumbang terbanyak dengan 173 orang. Disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebanyak 104 orang, Fakultas Syariah 28 orang, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah 24 orang, serta Fakultas Komunikasi, Sains, dan Informatika delapan orang.
Acara wisuda turut dihadiri Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Anggota DPR RI Alimudin Kolatlena, Rektor UIN AM Sangadji Prof. Dr. Abidin Wakano, M.Ag, unsur Forkopimda Maluku, Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun, serta para tokoh agama dan orang tua wisudawan.
Harapan ke Depan: Inovasi dan Kontribusi untuk Maluku Emas 2045
Mengakhiri sambutannya, Gubernur berharap para lulusan terus berinovasi, berkarya, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Hal itu dinilai penting untuk mewujudkan Maluku yang maju, adil, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.
Rektor UIN AM Sangadji Ambon Prof. Dr. Abidin Wakano, M.Ag dalam laporannya menyampaikan bahwa wisuda ini merupakan angkatan kedua yang dilaksanakan secara terbuka. Pihak kampus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial tinggi.