AMBON — Wakil Wali Kota Ambon Elly Toisutta menyebut komitmen Mie Gacoan menyerap 120 tenaga kerja lokal sebagai strategi penting menekan pengangguran. Hal itu ia sampaikan saat grand opening outlet di Jalan Rijali, Belakang Soya, Kecamatan Sirimau, Jumat (3/7/2026).
120 Putra Daerah Dapat Kesempatan Bekerja
"Kami sangat mengapresiasi komitmen Mie Gacoan dalam menyerap tenaga kerja, terutama dengan memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah untuk berkarya, berkembang, dan memperoleh penghasilan yang layak," ujar Elly dalam sambutannya.
Seluruh tenaga kerja yang direkrut merupakan warga asli Kota Ambon. Langkah ini dinilai menjadi angin segar bagi pasar tenaga kerja lokal yang kerap dihadapkan pada terbatasnya lapangan pekerjaan formal.
Investasi Dinilai Sejalan dengan Program Pemkot
Elly menegaskan, Pemkot Ambon akan terus menciptakan iklim investasi yang sehat melalui kemudahan pelayanan perizinan. Pemerintah daerah mendorong hadirnya pelaku usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah dan pemberdayaan sumber daya manusia lokal.
Ia berharap semakin banyak investor yang berinvestasi di Ambon sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Mie Gacoan disebut sebagai salah satu contoh konkret sinergi antara investor dan kepentingan daerah.
Mengapa Pemkot Fokus pada Investasi Padat Karya Lokal?
Penyerapan tenaga kerja lokal merupakan salah satu strategi prioritas Pemkot Ambon dalam menekan angka pengangguran. Dengan membuka gerai di kawasan Belakang Soya, Kecamatan Sirimau, investasi ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat kelurahan dan kecamatan.
Pemkot Ambon menilai, investasi yang menyerap banyak tenaga kerja lokal memberikan dampak berganda, mulai dari peningkatan daya beli masyarakat hingga perputaran uang di lingkungan sekitar. Tidak hanya itu, pembukaan outlet ini juga membuka peluang bagi UMKM lokal untuk menjadi pemasok bahan baku atau jasa pendukung.