Pencarian

Harga Cabai di Ambon Tembus Rp 100 Ribu Per Kilogram, Disperindag Sebut Faktor Musim dan Biaya Distribusi

Jumat, 26 Juni 2026 • 16:32:01 WIB
Harga Cabai di Ambon Tembus Rp 100 Ribu Per Kilogram, Disperindag Sebut Faktor Musim dan Biaya Distribusi
Harga cabai rawit di Ambon mencapai Rp 100 ribu per kilogram akibat faktor musim dan biaya distribusi.

AMBON — Harga cabai rawit di Kota Ambon saat ini dibanderol Rp 80-100 ribu per kilogram, sementara cabai keriting menyentuh angka Rp 90-100 ribu per kilogram. Kenaikan ini terjadi di tengah klaim Pemerintah Kota Ambon bahwa pasokan bahan pokok masih aman dan mencukupi.

Bukan Hanya Cabai, Harga Daging Sapi Juga Masih Tinggi

Kepala Disperindag Kota Ambon, Herman Tetelepta, mengungkapkan bahwa fluktuasi harga tidak hanya terjadi pada cabai. Daging sapi juga masih bertahan di kisaran Rp 125-130 ribu per kilogram. "Secara umum ketersediaan barang di pasar masih tercukupi. Harga cabai dan daging sapi masih berada di kisaran tinggi mengingat faktor musim dan biaya pengiriman," ujar Tetelepta kepada wartawan di Balai Kota, Kamis (25/6).

Sementara itu, harga bawang merah tercatat Rp 60-70 ribu per kilogram, bawang putih Rp 45-50 ribu per kilogram, dan tomat Rp 30-40 ribu per kilogram. Untuk sayuran hijau seperti sawi, kangkung, dan bayam, dijual dengan harga Rp 15-20 ribu per ikat.

Harga Bahan Pokok Strategis Lainnya Relatif Stabil

Di tengah lonjakan harga cabai, sejumlah kebutuhan pokok utama justru menunjukkan tren stabil. Beras dijual di kisaran Rp 13.500-18.000 per kilogram, minyak goreng Rp 15.700-24.000 per liter, gula pasir Rp 19.000-24.000 per kilogram, serta tepung terigu Rp 12.000-15.000 per kilogram. Telur ayam juga masih stabil di angka Rp 28.800-33.600 per rak.

Untuk kelompok ikan dan daging, ikan layang dijual Rp 20-30 ribu per tumpuk, ikan cakalang Rp 25-40 ribu per ekor, daging ayam ras Rp 44-46 ribu per kilogram, dan ayam kampung Rp 60-75 ribu per kilogram.

Langkah Pemkot: Pemantauan Harga dan Distribusi Diperketat

Menanggapi lonjakan harga ini, Disperindag Kota Ambon berjanji akan terus melakukan pemantauan harga dan distribusi bahan pokok secara ketat. "Kami terus memantau pergerakan harga agar tetap terjangkau dan mendorong pasokan masuk secara lancar," janji Tetelepta.

Pemantauan ini dilakukan di sejumlah pasar tradisional utama di Kota Ambon. Pemerintah kota memastikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan barang, meskipun harga beberapa komoditas masih bergejolak akibat faktor musim dan rantai distribusi yang panjang.

Bagikan
Sumber: siwalima.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks