AMBON — Suasana haru dan tangis bahagia mewarnai kedatangan 387 jemaah haji Kloter 24 Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku di Bandara Pattimura, Jumat (19/6/2026) pukul 03.10 WIT. Pesawat Garuda Indonesia yang membawa mereka mendarat selamat setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Suci.
Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Sadali Ie bersama Ketua dan Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Antara Maluku serta jajaran panitia langsung menyambut kedatangan para jemaah. Sekda bahkan naik ke dalam pesawat untuk menyampaikan salam dan ucapan selamat datang secara langsung kepada seluruh jemaah.
Sekda Sampaikan Maaf Gubernur, Doakan Haji Mabrur
Dalam sambutannya di Asrama Haji Waiheru, Sadali Ie menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku yang berhalangan hadir karena tugas pemerintahan di tempat lain. Ia kemudian menyerahkan secara resmi para jemaah dari PPIH Provinsi kepada PPIH Kota Ambon.
“Atas nama Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, kami menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung. Saya ditugaskan untuk menyambut Bapak dan Ibu sekalian yang hari ini telah kembali dengan selamat sebagai tamu-tamu Allah,” ujar Sekda.
Sadali Ie juga mengucapkan selamat atas selesainya rangkaian ibadah haji. “Insya Allah seluruh amal ibadah diterima oleh Allah SWT dan menjadikan Bapak dan Ibu sebagai haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh,” katanya.
Doa untuk Maluku dan Belasungkawa untuk Almarhum Jemaah
Sekda meminta para jemaah ikut mendoakan kemajuan daerah. “Kami memohon doa yang tulus agar Maluku senantiasa dijauhkan dari berbagai musibah, diberikan keberkahan, rahmat, serta perlindungan dari Allah SWT. Semoga daerah yang kita cintai ini terus tumbuh dan berkembang menuju Maluku yang maju, aman, damai, dan sejahtera,” tuturnya.
Di tengah suasana syukur, Sekda juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sejumlah jemaah haji asal Maluku selama penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. “Semoga almarhum dan almarhumah memperoleh husnul khatimah serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ungkapnya.
Setelah prosesi serah terima, para jemaah dipersilakan beristirahat sebelum akhirnya kembali berkumpul dengan keluarga masing-masing. Pemerintah berharap nilai-nilai kemabruran yang diperoleh selama di Tanah Suci dapat terus terjaga dan menjadi teladan di tengah masyarakat Maluku.