AMBON — Sebanyak 1.621 dari total lulusan berasal dari program sarjana, disusul 70 lulusan magister, enam doktor, 15 profesi dokter, dan satu profesi guru. Angka itu disampaikan dalam data resmi wisuda periode Oktober 2026 yang digelar di Auditorium Unpatti, Ambon.
Dua Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) turut menyumbang lulusan dengan jumlah sama, masing-masing 56 orang. PSDKU Kepulauan Aru dan PSDKU Maluku Barat Daya melepas wisudawan pada periode yang sama.
Pada jenjang sarjana, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 465 orang. Fakultas Ekonomi dan Bisnis menyusul dengan 362 lulusan.
Fakultas Hukum meluluskan 146 orang, Fakultas Teknik 134 orang, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 124 orang. Berikutnya Fakultas Kedokteran 97 orang, Fakultas Pertanian 66 orang, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 65 orang, serta Fakultas Sains dan Teknologi 50 orang.
Kehadiran Jusuf Kalla menjadi bagian tersendiri dalam prosesi wisuda kali ini. Mantan Wakil Presiden dua periode itu menyampaikan orasi ilmiah di hadapan para lulusan dan tamu undangan.
Sejumlah pejabat daerah ikut hadir, antara lain Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur Watubun, dan Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena. Tampak pula para wisudawan bersama orang tua masing-masing.
Kehadiran lulusan dari PSDKU Kepulauan Aru dan Maluku Barat Daya menandai perluasan akses pendidikan tinggi bagi warga di wilayah kepulauan. Dua daerah itu berada jauh dari pusat kampus di Ambon.
Unpatti menempatkan wisuda periode Oktober 2026 sebagai penanda keberhasilan penyelenggaraan pendidikan tinggi sekaligus pelepasan para lulusan untuk mengabdi di tengah masyarakat. Bagi wisudawan, kelulusan dinilai bukan sekadar capaian akademik, melainkan awal tanggung jawab baru menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama kuliah.