JBL L100 Classic 80 Meluncur di Indonesia, Edisi 800 Pasang Rp 80 Juta

Penulis: Fajar  •  Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:04:31 WIB
Speaker JBL L100 Classic 80 edisi terbatas dipamerkan dalam acara Media Experience & Celebration 80th Anniversary JBL di Grand Indonesia, Jakarta.

MALUKU — JBL menghadirkan speaker premium L100 Classic 80 di Indonesia dengan harga Rp 80 juta, diproduksi terbatas hanya 800 pasang untuk pasar global guna merayakan ulang tahun ke-80 perusahaan. Produk ini dipamerkan dalam acara Media Experience & Celebration 80th Anniversary JBL bertajuk "80 Years of Powering Voices" di Grand Indonesia, Jakarta. Edisi terbatas ini menyasar kolektor audio dan pencinta desain speaker klasik yang menginginkan nilai eksklusivitas.

Malissa Sofar, Senior Product Trainer for Consumer Audio at Harman Indonesia, menyebut L100 Classic 80 sebagai produk khusus yang dipasarkan dalam jumlah terbatas. Menurutnya, edisi ini membawa sejumlah sentuhan eksklusif yang membedakannya dari versi reguler.

Sentuhan Emas dan Desain Retro 1970-an

JBL L100 Classic 80 mempertahankan desain retro khas L100 yang populer pada era 1970-an, dengan material premium dan penyempurnaan teknologi audio. Kabinet menggunakan lapisan natural oak veneer, dipadukan grille busa Quadrex berwarna cokelat yang menjadi ciri khas desain klasik JBL.

Logo JBL tampil dengan kombinasi warna emas dan hitam, sementara bingkai depan memakai finishing hitam satin. Woofer berukuran 12 inci tampil berwarna hitam, berbeda dari kerucut putih pada JBL L100 Classic MKII reguler.

Pelat peringatan bernomor dengan tanda tangan Chris Hagen, Principal System Engineer JBL, menunjukkan urutan produksi dari total 800 pasang yang dibuat di seluruh dunia. Setiap pembelian dilengkapi sepasang dudukan speaker JS-150 dan dikemas dalam peti kayu khusus.

Konfigurasi Tiga Jalur untuk Bass, Vokal, dan Treble

Di balik tampilan klasiknya, speaker ini mengusung konfigurasi three-way loudspeaker yang memisahkan reproduksi bass, vokal, dan frekuensi tinggi. Woofer 12 inci (300 mm) berbahan pure pulp cone dengan rangka cor dipadukan desain bass-reflex dan port menghadap depan.

Frekuensi menengah ditangani driver 5,25 inci (130 mm) berlapis polimer, sedangkan frekuensi tinggi dipercayakan pada tweeter titanium dome 1 inci (25 mm) dengan teknologi acoustic lens waveguide. Pengaturan tingkat frekuensi menengah dan tinggi tersedia di panel depan agar pengguna bisa menyesuaikan karakter suara dengan kondisi ruangan.

Di bagian belakang terdapat dua pasang terminal koneksi berlapis emas atau gold-plated binding posts yang mendukung konfigurasi bi-wire dan bi-amp. Speaker berimpedansi 4 ohm ini membutuhkan amplifier yang kompatibel untuk performa optimal.

Harga dan Produk Pendamping

JBL memasarkan L100 Classic 80 di Indonesia dengan harga Rp 80 juta. Untuk melengkapi, JBL menghadirkan amplifier stereo terintegrasi SA750 dengan fitur streaming seharga Rp 65 juta.

Dalam perayaan ulang tahun ke-80 di Grand Indonesia, JBL juga memperkenalkan mikrofon JBL EasySing melalui aktivitas karaoke dan permainan interaktif bersama pengunjung. Headphone baru bernama Live 780 dipamerkan pada akhir pekan dan langsung tersedia untuk dibeli dengan harga berkisar Rp 3 juta.

Selama perayaan berlangsung, JBL menawarkan diskon hingga 50% untuk sejumlah perangkat audio, terutama produk TWS lifestyle.

Posisi di Pasar Audio Premium Indonesia

Peluncuran L100 Classic 80 menegaskan strategi JBL menyasar segmen audio premium dan kolektor di pasar lokal. Harga Rp 80 juta menempatkan speaker ini bukan sebagai perangkat audio rumahan biasa, melainkan objek koleksi bernilai eksklusivitas.

Jumlah produksi 800 pasang untuk seluruh dunia membuat ketersediaan di Indonesia sangat terbatas. Bagi penggemar audio dan desain klasik, edisi ini menawarkan kombinasi warisan desain setengah abad dengan teknologi akustik modern.

Reporter: Fajar
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top