MALUKU — BYD M9 resmi terdaftar di Indonesia sejak Juni 2025 melalui Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, membuka peluang MPV premium berbasis plug-in hybrid ini masuk pasar domestik. Panjang bodinya 5.145 mm, melampaui Toyota Alphard yang selama ini menguasai segmen MPV premium Tanah Air. Meski begitu, BYD belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi maupun harga untuk konsumen Indonesia.
Pendaftaran BYD M9 di PDKI dilakukan oleh BYD Company Limited. Langkah ini mengindikasikan produsen asal Tiongkok tersebut serius menyiapkan model tersebut untuk segmen MPV premium Indonesia, meski hingga kini belum ada pengumuman resmi dari ATPM.
Dimensi Bongsor Melampaui Toyota Alphard
BYD M9 membawa bodi besar dengan panjang 5.145 mm, lebar 1.970 mm, dan tinggi 1.805 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 3.045 mm.
Ukuran tersebut menempatkan M9 melampaui Toyota Alphard dari sisi panjang. Konsekuensinya, ruang kabin berpotensi lebih lega untuk penumpang baris kedua dan ketiga.
Toyota Alphard sendiri sudah lama menjadi acuan di kelas MPV premium Indonesia. Kehadiran M9 berpotensi mengubah peta persaingan di segmen tersebut.
Teknologi PHEV DM-i 5.0 dengan Mesin 1,5 Liter Turbo
Sistem penggerak BYD M9 mengandalkan teknologi PHEV DM-i 5.0 Super Hybrid. Kombinasi mesin bensin 1,5 liter turbo dan motor listrik menjadi jantung pacunya.
Untuk pasar Australia, M9 ditawarkan dalam dua pilihan baterai, yakni 20,39 kWh dan 36,6 kWh. Varian premium dengan baterai lebih besar mampu menempuh hingga 145 km murni tenaga listrik.
Jarak gabungannya mencapai 850 km berdasarkan standar pengujian WLTP. Artinya, motor listrik bisa jadi sumber tenaga utama untuk mobilitas harian, sementara mesin bensin mengambil alih saat perjalanan jauh.
Kabin Premium dengan Captain Seat Baris Kedua
Interior BYD M9 dirancang dengan konsep kabin premium. Captain seat hanya tersedia pada varian tertinggi, lengkap dengan fitur ventilasi dan pemanas.
Sejumlah perlengkapan lain memperkuat kesan mewah kendaraan ini:
- Layar instrumen dan infotainment berukuran besar
- Captain seat di baris kedua
- Kursi dengan fitur pemanas dan ventilasi
- Kulkas atau kompartemen pendingin
- Fitur vehicle-to-load (V2L)
Pasar Setir Kanan Mulai Digarap
BYD tengah memperkenalkan M9 di Hong Kong sebagai bagian dari ekspansi ke pasar setir kanan. Produsen juga sudah mengonfirmasi kehadiran model tersebut di Australia.
Spesifikasi untuk kawasan regional pun sudah tersedia berkat konfirmasi tersebut. Indonesia menjadi salah satu pasar setir kanan yang masuk radar BYD, terbukti dari pendaftaran merek di PDKI.
Harga dan Jadwal Peluncuran Belum Dipastikan
Meski sudah terdaftar, BYD M9 belum resmi dipasarkan di Indonesia. Informasi soal harga, pilihan varian, dan jadwal peluncuran masih belum diketahui secara pasti.
Jika nantinya masuk pasar domestik, M9 berpotensi menambah pilihan di segmen MPV premium yang saat ini diisi model dari berbagai merek. Perpaduan dimensi besar, teknologi PHEV, dan fitur kabin lengkap menjadi daya tarik utamanya bagi konsumen keluarga yang mengutamakan kenyamanan penumpang.