Pencarian

Test Drive Jeep Recon Moab 2026: EV 670 HP yang Hebat Off-Road tapi Kurang Nyaman di Jalan Raya

Rabu, 09 September 2026 • 14:18:31 WIB
Test Drive Jeep Recon Moab 2026: EV 670 HP yang Hebat Off-Road tapi Kurang Nyaman di Jalan Raya
Jeep Recon Moab 2026 menjalani uji pertama di Healdsburg, California, dengan rute mencakup jalan raya berliku dan jalur off-road berat.

MALUKU — Uji pertama kami terhadap Jeep Recon Moab 2026 berlangsung di Healdsburg, California, dengan rute mencakup jalan raya berliku dan jalur off-road berat di perkebunan pegunungan. SUV dua baris ini hadir dengan banderol dasar USD 66.995 atau sekitar Rp 1,07 miliar (estimasi kurs Rp 16.000), sementara unit yang kami kendarai memiliki harga akhir USD 73.075.

Recon Moab adalah satu-satunya varian yang tersedia saat peluncuran awal. Jeep menjanjikan trim Overland yang lebih ramah jalanan menyusul kemudian, namun untuk saat ini, semua unit yang beredar adalah versi paling siap off-road dengan ban all-terrain 33 inci dan suspensi yang disetel khusus.

Mesin Listrik Ganda dengan Tenaga 670 HP dan Diferensial Elektronik

Jantung pacu Recon mengandalkan dua motor listrik identik yang menghasilkan tenaga kombinasi 670 hp dan torsi 620 lb-ft. Angka ini sama persis dengan Dodge Charger Daytona Scat Pack, mobil yang berbagi platform STLA Large dengan Recon.

Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui diferensial pengunci elektronik yang bisa diaktifkan dari tombol di kabin, sementara roda depan menggunakan diferensial terbuka. Konsekuensinya, Recon bukanlah Wrangler listrik dari sisi mekanis—jangan berharap kemampuan off-road ekstrem setara saudaranya yang legendaris itu.

Bobot 6.112 Pon Terasa di Setiap Gerakan

Kesan pertama saat melaju adalah betapa bongsornya SUV ini. Dengan bobot 6.112 pon atau sekitar 2,7 ton, Recon terasa panjang, lebar, dan tegak. Berbeda dengan EV lain yang menyembunyikan massanya, bobot Recon hadir di setiap pergerakan—baik saat pengereman maupun saat melewati tikungan.

Akselerasinya memang gila. Jeep mengklaim sprint 0-60 mph hanya butuh 3,6 detik dalam mode Sport, dan kami membuktikannya terasa sangat cepat di jalan nyata. Bagian depan terangkat saat pedal gas diinjak dalam, lalu menunduk saat rem diinjak—meski gerakan ini masih terkontrol.

Kenyamanan Jadi Korban: Goyangan Kepala yang Mengganggu

Masalah terbesar Recon muncul di jalan beraspal. Meski mampu meredam sambungan beton jalan tol dan lubang dengan baik, gelombang jalan justru membuat tubuh SUV ini kesulitan menemukan keseimbangan. Goyangan kepala terasa cukup parah karena bodi besar kesulitan meredam gerakan sekunder dan tersier sebelum akhirnya stabil kembali.

Baterai di bawah kabin memberi pusat gravitasi rendah yang tidak lazim untuk kendaraan off-road, sehingga kami justru mulai menikmati tikungan-tikungan di jalanan California Utara. Namun, ban all-terrain dengan cengkeraman rendah jelas bertentangan dengan karakter sasis yang agresif—mengendalikan laju tetap wajib dilakukan.

Kemampuan Off-Road: Trail Rated yang Terbukti

Setelah satu jam melahap jalanan wine country, Jeep melepas kami di perkebunan pegunungan yang dipenuhi rintangan. Recon Moab memiliki ground clearance 9,1 inci, lebih tinggi 1,1 inci dibanding varian Overland yang hanya 8,0 inci. Sudut approach dan departure masing-masing 33,8 dan 33,1 derajat.

Seluruh bagian bawah bodi diperkuat skid plate baja yang beberapa kali kami gunakan. Paket baterai disegel khusus untuk mendukung kemampuan fording air sedalam 24 inci. Mode Selec-Terrain hadir dengan tambahan Rock mode khusus trim Moab, plus hill hold dan cruise control kecepatan rendah.

Di jalur off-road, karakter suspensi yang menyebalkan di aspal justru berubah menjadi teman terbaik. Recon mampu melewati gundukan curam dengan mudah, dan bobot 6.112 pon-nya jatuh ke tanah dengan lembut berkat kontrol yang presisi. Articulation-nya memang tidak sebanding Wrangler atau Toyota 4Runner berbody-on-frame, tapi untuk SUV listrik, kemampuan ini sudah melampaui ekspektasi.

Verdict: EV Off-Road Terbaik, Tapi Bukan EV Harian Terbaik

Recon Moab adalah Jeep sejati yang kebetulan digerakkan listrik. Ia membuktikan diri di medan berat dengan kemampuan yang sulit ditandingi EV lain saat ini. Namun sebagai kendaraan harian, pengorbanan kenyamanan demi kemampuan off-road terasa terlalu besar—terutama untuk pasar Indonesia yang didominasi aspal mulus.

Harga Rp 1,07 miliar untuk performa 670 hp dan kemampuan off-road kelas atas memang terdengar menarik. Tapi sebelum memesan, pastikan Anda benar-benar butuh kemampuan Moab, atau cukup menunggu varian Overland yang lebih ramah untuk penggunaan sehari-hari.

Follow kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: roadandtrack.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks