BACAN — Desa penghasil batu bacan di Pulau Bacan kembali menjadi tujuan kunjungan para pesohor. Dalam sebuah program perjalanan, rombongan artis mendatangi lokasi pembuatan batu bacan untuk melihat proses pengolahannya secara langsung. Tempat ini selama ini dikenal sebagai salah satu pusat produksi batu bacan dengan kualitas terbaik di Indonesia.
Batu bacan sendiri merupakan komoditas yang membawa nama Maluku Utara ke kancah nasional. Jenis batu mulia ini banyak diburu kolektor karena keindahan warnanya yang berubah seiring waktu.
Proses Unik: Dari Bongkahan Menjadi Permata Berkilau
Yang menarik dari kunjungan ini adalah proses pembuatannya yang tidak singkat. Para artis diperlihatkan tahapan pengolahan batu bacan mulai dari pemotongan bongkahan kasar hingga pemolesan agar mengkilap.
Setiap tahapan membutuhkan ketelitian tinggi. Pengerjaannya pun dilakukan secara manual oleh perajin lokal yang sudah lama menekuni usaha ini.
Batu Kualitas Tinggi Jadi Incaran
Di kawasan ini banyak ditemukan batu bacan dengan kualitas premium. Kondisi geologis Pulau Bacan yang kaya akan mineral menjadikan daerah ini sebagai salah satu ladang penghasil batu utama di Indonesia.
Batu bacan kualitas tinggi dari Maluku Utara dikenal hingga ke pasar internasional. Harganya pun bervariasi tergantung kejernihan, warna, dan ukurannya, dengan nilai jual yang bisa mencapai puluhan juta rupiah per gram untuk kualitas terbaik.
Daya Tarik Wisata dan Ekonomi Lokal
Kunjungan para artis ini tidak hanya menyoroti proses pembuatannya, tetapi juga menghidupkan sektor pariwisata dan ekonomi warga setempat. Kehadiran mereka menjadi promosi tersendiri bagi sentra kerajinan batu bacan di Pulau Bacan.
Perajin setempat pun berharap perhatian publik ini berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan dan permintaan batu bacan. Hal ini sekaligus membuka peluang lebih besar bagi usaha mikro di bidang kerajinan batu mulia di daerah tersebut.