DOBO — Sebanyak 14 orang penumpang speedboat yang sempat terombang-ambing di Perairan Desa Gomar, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, akhirnya berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan. Insiden mati mesin ini terjadi pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 15.50 WIT, saat kapal bertolak dari Desa Joran menuju Dobo, ibu kota kabupaten setempat.
Para penumpang pertama kali diselamatkan oleh warga sekitar yang melintas dan dibawa ke Desa Erersin, Kecamatan Aru Selatan Timur. Informasi mengenai insiden ini kemudian diteruskan oleh BPBD Dobo kepada Unit Siaga SAR Dobo pada pukul 21.40 WIT.
Mengapa Evakuasi Sempat Ditunda?
Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD dan Unit Siaga SAR Dobo bergerak menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) pada pukul 22.00 WIT. Jarak tempuh dari Pelabuhan Dobo menuju lokasi mencapai 67,75 Nautical Mile ke arah selatan.
Komandan Tim Operasi SAR Dobo, Usman Raseng, mengatakan bahwa setelah berkomunikasi dengan korban pada pukul 00.51 WIT, seluruh penumpang dipastikan dalam keadaan selamat dan menunggu di Desa Erersin. "Seluruh penumpang berada dalam keadaan selamat dan sementara berada di Desa Erersin sambil menunggu kedatangan Tim SAR Gabungan," ujar Usman.
Tim tiba di Desa Erersin pada pukul 01.00 WIT. Namun, evakuasi menuju Dobo diputuskan untuk ditunda mengingat waktu sudah tengah malam dan jarak pandang yang terbatas demi keselamatan semua pihak.
Perjalanan Laut Empat Jam ke Dobo
Proses evakuasi baru dimulai pada Minggu (12/7/2026) pukul 05.50 WIT. Tim SAR bersama seluruh korban bergerak dari Desa Erersin menuju Dobo dengan jarak tempuh sekitar 55 Nautical Mile ke arah utara.
Perjalanan laut memakan waktu kurang lebih empat jam. Cuaca pagi yang lebih kondusif mendukung kelancaran operasi ini. Sekitar pukul 09.30 WIT, Tim SAR gabungan beserta 14 korban tiba di Pelabuhan Pasar Barat Kota Dobo.
Seluruh korban dilaporkan dalam keadaan selamat dan sehat. Mereka langsung diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing setelah tiba di pelabuhan.
Koordinasi Cegah Kecelakaan Laut di Wilayah Kepulauan
Keberhasilan operasi ini menjadi bukti kesigapan Tim SAR dalam merespons situasi darurat di perairan. Insiden mati mesin speedboat di Kepulauan Aru kembali menyoroti pentingnya kesiapsiagaan transportasi laut di wilayah kepulauan seperti Maluku.
Koordinasi cepat antara BPBD Dobo dan Unit Siaga SAR Dobo dinilai efektif dalam memastikan keselamatan para penumpang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.