Pencarian

KONI Maluku Siapkan Anggaran Rp215 Juta untuk Bonus Atlet PON Bela Diri, Isu Dana Gelap Dibantah

Senin, 06 Juli 2026 • 23:06:31 WIB
KONI Maluku Siapkan Anggaran Rp215 Juta untuk Bonus Atlet PON Bela Diri, Isu Dana Gelap Dibantah
KONI Maluku siapkan anggaran Rp215 juta untuk bonus atlet dan pelatih PON Bela Diri.

AMBON — Polemik soal bonus atlet PON Bela Diri yang sempat mencuat akhirnya mendapat jawaban resmi dari KONI Maluku. Sam Latuconsina memastikan anggaran penghargaan untuk atlet dan pelatih sudah dialokasikan sejak awal dan tidak ada dana yang hilang atau diselewengkan.

"Bonus PON Bela Diri merupakan tanggung jawab KONI Provinsi Maluku dan sudah kami anggarkan. Atlet juga sudah mengetahui bahwa bonus itu akan diberikan. Hanya saja, kita memahami kondisi saat ini karena adanya defisit anggaran," ujar Latuconsina, Senin (6/7/2026).

Besaran Bonus untuk Peraih Medali dan Pelatih

KONI Maluku telah menetapkan nominal bonus berdasarkan capaian medali. Atlet peraih medali emas akan menerima Rp25 juta, perak Rp20 juta, dan perunggu Rp15 juta. Sementara itu, setiap pelatih yang mendampingi kontingen juga mendapat bonus sebesar Rp5 juta per orang.

Sam Latuconsina menegaskan total anggaran Rp215 juta sudah diperhitungkan cukup untuk mengakomodasi seluruh penerima. "Saya kira jumlah itu sudah cukup untuk mengakomodasi seluruh penerima bonus," katanya.

Anggaran Sudah Disetujui DPRD, Tinggal Tunggu Pencairan

Kabid Binpres KONI Maluku, Levinus Kariuw, menambahkan bahwa rincian anggaran tersebut telah ditandatangani oleh Ketua Umum KONI dan mendapat persetujuan dari DPRD Maluku. Saat ini prosesnya tinggal menunggu dana masuk ke rekening KONI.

"Dana itu sudah disetujui DPRD, sudah ada. Tinggal tunggu dicairkan. Begitu masuk ke rekening KONI, langsung kami distribusikan ke atlet dan pelatih, karena PON Kudus itu gawenya KONI," tegas Levi.

Bantahan soal Isu Subjektivitas Gubernur

Levi juga menepis isu yang mengaitkan bonus untuk atlet Grisha Saimima dengan statusnya sebagai anak baptis Gubernur Hendrik Lewerissa. Ia menegaskan bonus yang diterima Grisha merupakan pemberian pribadi dari Gubernur, bukan dari anggaran Pemerintah Provinsi Maluku.

"Bonus itu pribadi dari Pak Hendrik Lewerissa, bukan dari Pemerintah Provinsi. Hanya karena melekat jabatan Gubernur, jadi penyerahannya tidak mungkin dilakukan di rumah pribadi beliau," jelasnya.

Levi meminta publik tidak berkecil hati dan tidak terpancing polemik yang tidak perlu. Ia memastikan dana bonus akan segera disalurkan begitu proses pencairan dari provinsi ke kas KONI rampung. "Dananya sudah siap, sudah ready. Kita hanya menunggu turun dari provinsi masuk ke kas KONI, pasti langsung kami distribusikan. Itu sudah janji kami," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: potretmaluku.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks