AMBON — Kepala BBRMP Maluku Gunawan memimpin langsung pemantauan lapangan bersama Kepala BBTTPP Ambon Kardiyono, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Ilham Tauda, dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Maluku Tengah, Senin lalu. Kegiatan ini menyasar tiga program prioritas: Cetak Sawah Rakyat, Optimalisasi Lahan, dan Pengembangan Perbenihan Kakao.
Cetak Sawah Rakyat Masuk Tahap Konstruksi
Pada lokasi CSR, tim meninjau progres pembukaan lahan baru yang ditargetkan seluas 91 hektare. Saat ini kegiatan sudah memasuki tahap konstruksi sebagai upaya menambah luas areal tanam dan meningkatkan produksi padi di Maluku Tengah. Program ini menjadi salah satu andalan pemerintah pusat untuk memperluas area pertanian di luar Jawa.
Optimalisasi Lahan 900 Hektare Fokus pada Modernisasi
Sementara itu, program Optimalisasi Lahan menargetkan pengembangan lahan seluas 900 hektare. Fokusnya bukan sekadar perluasan, melainkan peningkatan produktivitas melalui perbaikan sarana pertanian, penataan tata kelola lahan, serta penerapan teknologi budidaya yang lebih modern. "Monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai target dan memberikan manfaat bagi petani," kata Gunawan dalam keterangannya di Ambon.
Perbenihan Kakao: Komoditas Unggulan yang Diperkuat
Selain sektor tanaman pangan, monitoring juga menyasar pengembangan perbenihan kakao. Langkah ini bagian dari upaya memperkuat komoditas perkebunan unggulan di Maluku sekaligus meningkatkan ketersediaan benih berkualitas bagi petani. Kakao menjadi salah satu andalan ekspor daerah yang selama ini menghadapi kendala kualitas dan kontinuitas benih.
"Kami ingin memastikan setiap program berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat langsung bagi petani. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis target peningkatan produksi pertanian dan swasembada pangan di Maluku dapat tercapai," ujar Gunawan.
Hasil Monitoring Jadi Bahan Evaluasi dan Pendampingan
Gunawan menambahkan, hasil monitoring akan menjadi bahan evaluasi untuk mempercepat pelaksanaan setiap program agar target bisa tercapai sesuai jadwal. Pendampingan kepada pemerintah daerah dan petani juga akan terus diperkuat supaya manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan. BBRMP Maluku menegaskan komitmennya mengawal pelaksanaan program strategis pertanian demi mendukung peningkatan produksi, memperkuat ketahanan pangan, dan mewujudkan sektor pertanian yang maju, modern, serta berkelanjutan di Provinsi Maluku.