KNMP Malra Diresmikan Serentak di 7 Ohoi, Kadis Perikanan Targetkan Jadi Motor Ekonomi Nelayan

Penulis: Ragil  •  Sabtu, 07 November 2026 | 15:01:02 WIB
Peletakan batu pertama KNMP berlangsung serentak di tujuh ohoi Kabupaten Maluku Tenggara, dengan pusat kegiatan di Ohoi Danar Sare.

LANGGUR — Sebanyak tujuh ohoi di Kabupaten Maluku Tenggara menjadi lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang dimulai lewat peletakan batu pertama serentak. Pusat kegiatan berlangsung di Ohoi Danar Sare, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan.

Pemerintah kabupaten menargetkan KNMP menjadi penggerak ekonomi masyarakat pesisir. Arahnya bukan hanya infrastruktur, tetapi juga peningkatan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.

Tujuh Ohoi Jadi Lokasi Pembangunan KNMP

Pembangunan dilakukan serentak di tujuh titik. Ohoi Danar Sare dipilih sebagai lokasi pusat peletakan batu pertama.

Kepala Dinas Perikanan Maluku Tenggara Ruslan Ingratubun menyampaikan hal itu dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, KNMP harus memberi dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi nelayan.

"Pembangunan ini diharapkan tidak sekadar menyediakan fasilitas bagi nelayan untuk melaut, tetapi juga membangun ekosistem usaha perikanan yang lebih produktif," kata Ruslan.

Koperasi Jadi Kunci Akses Pasar Nelayan

Program KNMP tidak berhenti pada penyediaan sarana perikanan. Pemerintah kabupaten juga menyiapkan penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat melalui koperasi.

Koperasi dinilai menjadi jalan agar aktivitas usaha nelayan punya akses pasar lebih luas. Dengan begitu, produk perikanan warga pesisir bisa lebih berdaya saing.

Pengelolaan usaha perikanan yang terintegrasi menjadi sasaran utama. Nelayan tidak hanya melaut, tetapi terhubung ke rantai usaha yang lebih panjang.

Keberhasilan Program Bergantung pada Warga

Ruslan menegaskan, keberhasilan KNMP sangat ditentukan keterlibatan dan komitmen masyarakat. Warga diminta mengelola, memanfaatkan, serta merawat fasilitas yang dibangun pemerintah.

Pemerintah kabupaten berharap pembangunan tidak berhenti pada berdirinya bangunan dan sarana pendukung. Dampak nyata terhadap aktivitas ekonomi nelayan menjadi ukuran keberhasilan program.

Dengan tujuh ohoi yang masuk tahap awal, Maluku Tenggara menaruh harapan besar pada sektor perikanan sebagai penopang ekonomi pesisir. Penguatan koperasi dan fasilitas usaha menjadi bagian dari rangkaian program yang berjalan.

Reporter: Ragil
Sumber: porostimur.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top