Gempa Bumi Terbaru di Kabupaten Buru Maluku: Wilayah Beriklim Hutan Hujan Tropis dengan Curah Hujan 3.028 Mm per Tahun

Penulis: Fajar  •  Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:31:32 WIB
Peta wilayah Kabupaten Buru, Maluku, yang menjadi perhatian dalam pemantauan aktivitas seismik.

BURU — Kabupaten Buru di Provinsi Maluku berada di kawasan yang terus dipantau aktivitas seismiknya. Pemantauan gempa bumi terbaru di atau dekat kabupaten ini menjadi perhatian warga, mengingat posisi geografis Maluku yang berada di zona pertemuan lempeng.

Data iklim wilayah setempat memperlihatkan Kabupaten Buru didominasi iklim hutan hujan tropis (Af) dengan porsi 90,6 persen dari luas area. Sisanya terbagi atas iklim laut sedang (Cfb) 8,6 persen dan iklim monsun tropis (Am) 0,7 persen.

Suhu dan Curah Hujan di Kabupaten Buru

Suhu tahunan rata-rata tertimbang luas di Kabupaten Buru tercatat 23,1 derajat Celsius. Suhu bulanan rata-rata bergerak dari 22,3 derajat Celsius pada Juli hingga 23,6 derajat Celsius pada November.

Curah hujan tahunan rata-rata mencapai sekitar 3.028 mm. Maret menjadi bulan terbasah dengan rata-rata sekitar 363,8 mm.

Di seluruh wilayah, rata-rata tahunan setempat berkisar dari 14,3 hingga 26,3 derajat Celsius. Curah hujan lokal bergerak antara 1.870 hingga 4.518 mm.

Mengapa Kondisi Iklim Ini Penting bagi Warga

Karakter hutan hujan tropis membuat Kabupaten Buru menghadapi curah hujan tinggi sepanjang tahun. Kondisi ini berpengaruh pada risiko longsor dan banjir di sejumlah titik permukiman.

Bagi warga, informasi gempa bumi terbaru dan kondisi cuaca menjadi dua hal yang saling melengkapi. Keduanya menentukan kesiapsiagaan menghadapi bencana di wilayah kepulauan.

Pemantauan aktivitas seismik di Maluku dilakukan otoritas terkait secara berkala. Warga diminta mengikuti informasi resmi dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

Reporter: Fajar
Sumber: volcanodiscovery.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top