MALUKU — Distribusi BYD M6 DM turun 39,9% menjadi 698 unit pada September 2026 dari 1.161 unit pada Agustus, berdasarkan data wholesales Gaikindo. Penurunan model PHEV terlaris di Indonesia itu terjadi saat Jetour dan Jaecoo justru mencatat kenaikan distribusi. Secara total, wholesales PHEV nasional ikut melemah 33,9% ke 1.279 unit pada bulan yang sama.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia mencatat pergerakan yang berbeda antarmerek di segmen PHEV pada September 2026. BYD M6 DM masih memimpin distribusi, tetapi volume yang dikirim ke diler menyusut tajam dibanding bulan sebelumnya.
Wholesales BYD M6 DM mencapai 698 unit pada September 2026. Capaian itu turun 39,9% dari 1.161 unit pada Agustus 2026, seperti dikutip dari data Gaikindo.
Angka tersebut tetap menempatkan M6 DM sebagai model PHEV dengan distribusi tertinggi. Jaraknya masih jauh di atas pesaing terdekat yang berada di bawahnya.
Jetour mencatat peningkatan distribusi melalui dua model PHEV-nya. T1 i-DM terdistribusi 142 unit, sedangkan T2 i-DM sebanyak 130 unit.
Secara gabungan, kedua model itu mencapai 272 unit pada September 2026. Jumlah tersebut naik dari 177 unit pada Agustus 2026.
Jaecoo juga membukukan kenaikan distribusi PHEV. Merek asal China itu mengirim 123 unit pada September, naik dari 83 unit pada bulan sebelumnya.
Kontribusi datang dari Jaecoo J7 dan Jaecoo J8. Volume keduanya masih terpaut jauh dari BYD M6 DM, tetapi arah pergerakannya berlawanan dengan pemimpin pasar.
Di tingkat pasar, wholesales mobil PHEV Indonesia mencapai 1.279 unit pada September 2026. Angka itu turun 33,9% dibandingkan Agustus yang mencapai 1.935 unit.
Penurunan bulanan ini terjadi setelah distribusi PHEV mencatat angka lebih tinggi pada bulan sebelumnya. Meski begitu, kinerja kumulatif segmen ini masih bertumbuh.
Sepanjang Januari–September 2026, distribusi PHEV nasional mencapai 10.264 unit. Jumlah tersebut meningkat 209,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pergerakan September menunjukkan pasar PHEV Indonesia mulai diisi distribusi dari beberapa merek. Jetour dan Jaecoo mencatat kenaikan, meski volume keduanya belum mendekati BYD M6 DM.
Data satu bulan belum cukup untuk menyimpulkan pelemahan permintaan PHEV secara berkelanjutan. Distribusi pada bulan-bulan berikutnya akan menjadi penanda apakah penurunan M6 DM bersifat sementara atau bagian dari pergeseran persaingan di segmen ini.