Pencarian

Usai Asian Games, Tim Badminton Indonesia Langsung Hadapi Tur Eropa

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 17:02:31 WIB
Usai Asian Games, Tim Badminton Indonesia Langsung Hadapi Tur Eropa
Tim badminton Indonesia tiba di Bandara Soekarno-Hatta setelah berlaga di Asian Games.

MALUKU — Tim badminton Indonesia harus menunda istirahat setelah meraih medali di Asian Games. Skuad Merah Putih dijadwalkan bertolak ke Eropa pada 9 Oktober, hanya sepekan setelah mendarat di Jakarta, untuk mengikuti tiga turnamen beruntun.

Rombongan pebulutangkis Indonesia tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (1/10) malam. Jeda yang tersedia nyaris tidak ada, sebab keberangkatan ke Eropa sudah menanti pada Jumat (9/10) pekan berikutnya. Artinya, persiapan hanya berkisar beberapa hari latihan sebelum bertanding di level tertinggi.

Tiga Turnamen Beruntun Menanti di Eropa

Tur Eropa tahun ini menyajikan rangkaian padat. Denmark Open digelar 13-18 Oktober, disusul French Open pada 20-25 Oktober, lalu ditutup Hylo Open 27 Oktober-1 November. Tiga ajang BWF Tour itu menuntut kebugaran sekaligus konsistensi performa di tengah jadwal yang mepet.

Pelatih dan tim fisioterapi bakal punya pekerjaan berat. Pemain yang baru bertanding di Asian Games harus menjalani pemulihan cepat, sementara yang tidak tampil di Jepang justru punya modal istirahat lebih panjang.

Leo/Daniel Bawa Modal Emas Asian Games

Peraih medali emas Asian Games, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, masuk daftar pemain yang diandalkan. Mereka diharapkan memaksimalkan momentum kejayaan yang diraih di Jepang untuk bersaing di BWF Tour.

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga tidak mau ketinggalan. Peraih medali perunggu itu kembali memburu gelar juara setelah penampilan solid di Asian Games.

Amri/Nita dan Dejan/Felisha Jadi Sorotan

Pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menjadi salah satu yang paling dinanti. Amri/Nita merebut medali perak Asian Games, sebulan setelah meraih perunggu Kejuaraan Dunia. Konsistensi mereka di dua ajang bergengsi itu membuat publik berharap level permainan serupa muncul di BWF Tour.

Selain nama-nama yang tampil di Asian Games, ada pasangan baru Dejan Ferdinansyah/Felisha Pasaribu. Dejan/Felisha langsung diuji kualitasnya di level atas.

Berbeda dengan rekan-rekannya yang berlaga di Jepang, Dejan/Felisha punya waktu persiapan lebih panjang. Mereka tidak tampil di Asian Games, sehingga bisa menyiapkan diri lebih matang untuk tur Eropa.

Lini Tunggal Juga Ikut Berangkat

Kekuatan tunggal putra dan putri tidak ketinggalan. Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Moh Zaki Ubaidillah ambil bagian di nomor tunggal putra. Sementara Putri Kusuma Wardani mengisi sektor tunggal putri.

Dengan komposisi ini, Indonesia menurunkan kekuatan utama di tiga turnamen beruntun. Hasil di Denmark Open, French Open, dan Hylo Open akan menjadi ukuran sejauh mana skuad Merah Putih mampu menjaga performa usai pesta olahraga Asia.

Follow kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks