Schneider Charge Resmi Hadir, Charger EV 48 Ampere yang Tak Butuh Upgrade Panel Listrik

Penulis: Yasir  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:01:31 WIB
Charger kendaraan listrik Schneider Charge dipamerkan dalam acara peluncurannya di Amerika Serikat.

MALUKU — Biaya upgrade panel listrik sering menjadi penghalang terbesar saat seseorang memutuskan membeli mobil listrik. Schneider Electric menjawab masalah ini lewat Schneider Charge, charger pintar yang mampu mengatur pemakaian daya secara otomatis agar tidak melebihi kapasitas listrik rumah yang sudah ada.

Melalui sistem SmartAmp, charger ini memantau konsumsi listrik rumah secara real-time menggunakan sensor arus yang dipasang di sekitar konduktor listrik. Ketika peralatan lain seperti mesin cuci atau oven mulai menarik daya besar, kecepatan pengisian EV akan diturunkan sementara. Setelah beban lain turun, laju pengisian kembali dinaikkan secara otomatis.

Hemat Biaya Instalasi hingga Rp 104 Juta

Schneider menyebut biaya upgrade panel dan layanan listrik di Amerika Serikat berkisar antara USD 2.000 hingga USD 6.500, tergantung kondisi rumah. Dengan adanya teknologi manajemen beban ini, sebagian pemilik rumah bisa menghindari biaya tersebut sepenuhnya.

Shawn Bonacorsi, head of electrification solutions Schneider Electric untuk operasional Amerika Utara, mengatakan banyak pemilik rumah baru menyadari sistem kelistrikan mereka tidak dirancang untuk kebutuhan daya tinggi. "Schneider Charge membantu menghilangkan hambatan instalasi dengan memungkinkan pengisian Level 2 yang aman dan andal dalam kapasitas listrik rumah yang ada," ujarnya.

Spesifikasi dan Sistem Sertifikasi UL 3141

Schneider Charge mampu mengirimkan daya hingga 11,5 kW pada 48 ampere, dengan kecepatan aktual bergantung pada charger bawaan kendaraan. Kabel sepanjang 25 kaki sudah termasuk dalam paket penjualan, dan konsumen bisa memilih konektor J1772 atau NACS.

<ul>
  • Model awal hadir dengan sambungan hardwired; versi plug-in baru menyusul awal 2027
  • Fitur load management tetap berfungsi saat wifi rumah mati, tanpa perlu perangkat monitor tambahan
  • Charger mendukung protokol OCPP 1.6 untuk koneksi dengan platform manajemen dan program utilitas di masa depan
  • Sistem ini telah tersertifikasi UL 3141, standar yang mencakup peralatan kontrol daya untuk mencegah kelebihan beban listrik. UL Solutions menyatakan sistem seperti ini bisa menjadi alternatif yang lebih murah dibandingkan upgrade panel atau layanan utilitas.

    Fitur Aplikasi dan Jadwal Pengisian Hemat Listrik

    Aplikasi Schneider Charge memungkinkan pengguna memantau proses pengisian secara langsung, mengubah pengaturan, dan menjadwalkan pengisian pada jam-jam tarif listrik lebih murah. Dukungan OCPP 1.6 juga membuka peluang charger ini terhubung dengan program grid-service dari penyedia listrik, meski belum ada program spesifik yang diumumkan saat peluncuran.

    Schneider menggandeng Qmerit, perusahaan instalasi elektrifikasi rumah, untuk mendukung proses pemasangan. Namun perlu dicatat, keberhasilan pemasangan tanpa upgrade panel tetap bergantung pada kondisi rumah dan persetujuan otoritas setempat. Konsumen tetap wajib meminta asesmen dari teknisi listrik untuk mengecek wiring, panel, kapasitas layanan, dan peraturan lokal.

    Schneider Charge kini sudah tersedia di Amerika Serikat dan Kanada melalui distributor resmi serta marketplace online Schneider Electric. Harga jual resminya belum diumumkan hingga berita ini diturunkan.

    Reporter: Yasir
    Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
    Back to top