600 Unit Motor Terjual di GIIAS 2026: Stylo 160 dan PCX 160 Bukti Skutik Premium Masih Diminati

Penulis: Sutomo  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 20:31:31 WIB
Honda Stylo 160 dan PCX 160 menjadi model dengan kontribusi penjualan terbesar di booth PT Wahana Makmur Sejati (WMS) pada GIIAS 2026.

MALUKU — Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, yang berlangsung 30 Juli hingga 9 Agustus, tidak hanya menjadi ajang pamer mobil. PT Astra Honda Motor (AHM) melalui Main Dealer-nya untuk area Jakarta-Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), ikut meramaikan dan berhasil membukukan penjualan yang solid.

Data penjualan ini menarik untuk dibedah. Bukan sekadar angka totalnya yang nyaris menyentuh 600 unit, melainkan komposisi model yang laris. Nama-nama seperti BeAT yang biasanya mendominasi pasar skutik entry-level tidak masuk dalam jajaran lima besar kontributor penjualan di ajang ini. Justru dua skutik premium yang menjadi primadona.

Stylo 160 dan PCX 160: Dua Model dengan Kontribusi Terbesar

Stylo 160 tampil sebagai bintang utama dengan kontribusi penjualan menembus angka 200 unit. Posisi ini menunjukkan daya tarik desain retro-modern yang diusungnya berhasil menangkap selera pasar yang mencari gaya, tanpa mengorbankan fitur. Mengusung mesin 160cc eSP+ dengan teknologi PGM-FI, skutik ini juga menawarkan konektivitas melalui fitur Answer Back System dan Smart Key System pada varian tertingginya.

Di posisi kedua, Honda PCX 160 mencatatkan penjualan lebih dari 100 unit. Sebagai skutik premium dengan harga jual yang lebih tinggi, angka ini adalah sinyal kuat bahwa konsumen Indonesia tidak ragu mengeluarkan dana lebih besar untuk kenyamanan dan fitur. Kehadiran Smart Key, ISS (Idling Stop System), dan bagasi 30 liter tetap menjadi nilai jual utama yang sulit ditandingi di kelasnya.

Mengapa BeAT Tidak Masuk Daftar? Ini Analisisnya

Absennya BeAT dari daftar model terlaris di GIIAS 2026 bukan berarti produk itu gagal. Karakter pengunjung pameran otomotif berskala besar seperti GIIAS memang cenderung berbeda dengan pembeli harian di dealer. Mereka yang datang ke booth umumnya sudah memiliki kendaraan dan mencari upgrade atau unit kedua dengan fitur lebih lengkap.

Data pendukung lainnya memperkuat analisis ini. Honda Scoopy mencatatkan penjualan lebih dari 80 unit, sementara ADV 160 menyumbang lebih dari 60 unit, dan Vario Series lebih dari 50 unit. Sisanya, lebih dari 70 unit, berasal dari kategori EV, Big Bike, Sport, dan Cub. Komposisi ini menunjukkan bahwa pengunjung GIIAS yang membeli motor cenderung memilih produk dengan nilai lebih, baik dari segi gaya, teknologi, maupun performa.

Riding Test Jadi Magnet Utama Pengunjung Booth

Strategi WMS menghadirkan fasilitas riding test terbukti efektif. Selama periode 5-9 Agustus, sebanyak 255 pengunjung menjajal langsung lini produk Honda seperti CUV e:, Vario EVO 160, Stylo 160, ADV 160 RoadSync, dan PCX 160. Aktivitas ini menjadi jembatan penting antara spesifikasi di atas kertas dengan pengalaman berkendara nyata.

"Antusiasme pengunjung selama riding test menjadi hal yang positif bagi kami. Pengunjung tertarik buat mencoba langsung berbagai line up yang tersedia, sehingga mereka bisa mendapatkan pengalaman yang lebih nyata dan mengenali karakter produk sesuai kebutuhan serta gaya berkendara masing-masing," ujar Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Andra Friandana.

Yang Perlu Diperhatikan dari Tren Ini

Kesuksesan Stylo 160 dan PCX 160 di GIIAS 2026 adalah indikator pasar yang sehat, tetapi ada catatan yang perlu diperhatikan. Pertama, tren ini menegaskan bahwa pasar skutik premium di Indonesia semakin kompetitif. Kedua, konsumen kini lebih kritis dan mencari produk yang menawarkan diferensiasi jelas—bukan sekadar skutik dengan harga murah.

Bagi calon pembeli yang serius mempertimbangkan Stylo 160 atau PCX 160, keputusan tidak bisa diambil hanya dari angka penjualan. Pertimbangkan kebutuhan harian: apakah prioritas utama adalah gaya dan kelincahan di perkotaan (Stylo 160), atau kenyamanan berkendara jarak menengah dengan posisi duduk lebih lega (PCX 160). Keduanya menawarkan keunggulan berbeda, dan pilihan terbaik tetap bergantung pada prioritas Anda. Data GIIAS 2026 hanyalah bukti bahwa kedua opsi ini sama-sama valid di mata pasar.

Reporter: Sutomo
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top