MALUKU — Keputusan ini disampaikan melalui surat resmi kepada anggota yang beredar pekan ini. Intervensi ini menjadi langkah paling tegas dari pengurus pusat IATSE terhadap cabang lokalnya dalam beberapa tahun terakhir. Ini menandai adanya masalah serius dalam tata kelola internal yang jarang terekspos ke publik.
Dalam surat yang ditandatangani Matthew Loeb, keputusan ini diambil setelah pihaknya menerima "informasi yang andal dan kredibel" mengenai potensi kerugian terhadap properti dan hak keanggotaan Local 479. Loeb menegaskan intervensi darurat diperlukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
"Keputusan ini merupakan hasil investigasi di mana informasi yang andal dan kredibel dibawa ke pengetahuan saya bahwa properti dan hak keanggotaan Lokal tersebut terancam mengalami kerugian yang tidak dapat diperbaiki jika tidak ada intervensi sementara," demikian bunyi surat Loeb kepada para anggota.
Detail tuduhan belum diungkapkan secara resmi. Namun sumber internal menyebutkan adanya permasalahan keuangan yang baru terungkap dan memicu penyelidikan lebih lanjut dari kepemimpinan internasional.
Loeb menunjuk Andrew Oyaas sebagai wali amanat internasional, bersama Jamie Fry selaku perwakilan internasional, serta Daniel Mahoney dan Kevin Amick sebagai perwakilan khusus. Mereka kini bertanggung jawab penuh atas operasional harian Local 479 menggantikan pengurus yang dipilih oleh anggota.
Tindakan ini dilandasi Pasal Tujuh, Bagian 16 konstitusi IATSE yang memberi wewenang kepada presiden untuk memberhentikan kepemimpinan lokal jika ada indikasi tindakan yang membahayakan kepentingan aliansi. Sidang internal dijadwalkan pada 20 Juli mendatang, yang biasanya menjadi forum bagi pengurus terpilih untuk menyampaikan pembelaan dan menghadirkan bukti yang mementahkan klaim pengurus pusat.
Pembekuan ini terjadi di tengah gejolak besar yang dihadapi industri hiburan Amerika. IATSE saat ini juga mengawasi ketat proses akuisisi Paramount senilai US$110 miliar terhadap Warner Bros. Discovery yang tengah menghadapi gugatan antitrust.
Loeb diketahui telah bergabung dengan direktur eksekutif Directors Guild of America (DGA), Russ Hollander, untuk mendorong percepatan rekonsiliasi antara CEO Paramount David Ellison dan Jaksa Agung California Rob Bonta menjelang persidangan Maret mendatang. Sikap ini mulai memecah belah komunitas buruh Hollywood.
Writers Guild of America (WGA) memilih jalur hukum terpisah untuk memblokir merger dan siap berjuang hingga tuntas. Sementara itu, SAG-AFTRA secara terbuka menentang merger namun tidak ikut serta dalam gugatan yang diajukan para penulis skenario.
Hingga berita ini diturunkan, IATSE menolak berkomentar mengenai masalah internal ini. Namun mereka mengonfirmasi bahwa Local 479 berada di bawah pengawasan perwalian sementara. Perkembangan ini menjadi perhatian besar bagi para pekerja produksi di kawasan Atlanta yang selama ini menjadi salah satu pusat produksi film terbesar di Amerika Serikat.