MALUKU — PLN UID Sumatera Barat menggelar kegiatan Bakti PDKB-TM (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan Tegangan Menengah) di wilayah kerja UP3 Payakumbuh. Metode ini memungkinkan teknisi memperbaiki dan merawat jaringan distribusi meskipun aliran listrik tetap mengalir. Sebanyak 27 personel yang sudah tersertifikasi dikerahkan untuk menangani 41 titik yang tersebar di sejumlah lokasi.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, memimpin langsung apel pembukaan kegiatan tersebut. Turut hadir Senior Manager Distribusi Ariadi Wisnu Sukendar, Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum Bambang Santoso, serta Manager PLN UP3 Payakumbuh Yessi Indra.
Ajrun Karim menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata transformasi layanan PLN yang kini berorientasi pada kepentingan pelanggan. "Melalui pekerjaan pemeliharaan tanpa padam ini, masyarakat dapat terus menjalankan aktivitas sehari-hari, dunia usaha tetap produktif, dan layanan publik berjalan optimal tanpa terganggu pekerjaan jaringan," ujarnya.
Menurut Ajrun, metode PDKB-TM bukan sekadar meningkatkan keandalan sistem distribusi, tetapi juga inovasi pelayanan yang meminimalkan dampak pemadaman akibat perawatan rutin. Dengan begitu, pengalaman pelanggan terhadap layanan kelistrikan bisa lebih baik.
Pemeliharaan jaringan tanpa padam ini sangat krusial bagi daerah seperti Payakumbuh yang aktivitas ekonominya terus tumbuh. Rumah tangga tak perlu khawatir listrik mati saat memasak atau bekerja dari rumah. Sektor pendidikan, kesehatan, hingga usaha kecil dan menengah juga bisa beroperasi tanpa jeda.
PLN berharap tingkat keandalan distribusi di wilayah UP3 Payakumbuh semakin meningkat setelah kegiatan ini. Perusahaan juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga aset kelistrikan dan melaporkan potensi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile agar kualitas layanan tetap terjaga.
Kegiatan Bakti PDKB-TM ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkualitas sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Sumatera Barat.