AMBON — BMKG kembali memperingatkan potensi cuaca buruk yang akan melanda sebagian besar wilayah Maluku dalam tiga hari ke depan. Peringatan dini ini mencakup periode Rabu (10/6) hingga Jumat (12/6/2026).
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon, Kamari, merilis daftar wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem secara bergiliran. Pada hari pertama, Rabu (10/6), enam daerah menjadi perhatian utama.
"Untuk hari ini, wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem meliputi Kota Ambon, Kabupaten Buru, Buru Selatan, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, dan Kabupaten Tanimbar," tulis Kamari dalam rilis resminya, Rabu.
Memasuki Kamis (11/6), cakupan wilayah terdampak bertambah. BMKG memperkirakan hujan lebat dan angin kencang akan terjadi di Kota Ambon, Kabupaten Buru, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Kabupaten Tanimbar, Maluku Barat Daya, serta Kabupaten Buru Selatan.
Sementara itu, pada Jumat (12/6), potensi cuaca buruk masih mengintai tujuh daerah. Wilayah tersebut meliputi Kota Ambon, Buru, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Maluku Barat Daya, dan Kabupaten Buru Selatan.
Peringatan dini ini tidak hanya soal hujan. BMKG menekankan potensi dampak yang bisa ditimbulkan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana.
“Peringatan dini tersebut menunjukkan potensi akumulasi curah hujan harian tertinggi yang dapat terjadi dalam satu kabupaten/kota. Karena itu, masyarakat yang berada di wilayah terdampak dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya banjir, genangan air, tanah longsor, pohon tumbang, maupun gangguan transportasi akibat hujan lebat dan angin kencang,” imbau Kamari.
BMKG juga meminta warga Maluku untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu secara tiba-tiba.