BKHIT Maluku Perketat Pengawasan Mutu Tuna, Targetkan Daya Saing Ekspor ke AS hingga Jepang

Penulis: Saiful  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 00:06:21 WIB
BKHIT Maluku memperketat pengawasan mutu tuna untuk meningkatkan daya saing ekspor ke Amerika Serikat dan Jepang.

AMBON — BKHIT Maluku tidak main-main dalam menjaga mutu tuna yang akan dikirim ke luar negeri. Melalui kegiatan surveilan dan monitoring di Instalasi Karantina Ikan, setiap tahapan produksi diperiksa secara ketat—mulai dari penerimaan bahan baku hingga proses distribusi.

Kepala BKHIT Maluku, Willy Indra Yunan, mengatakan pengawasan ini bertujuan memastikan produk frozen tuna dan fresh tuna yang dipasarkan memiliki standar keamanan pangan yang ketat. "Kami memastikan setiap tahapan operasional berjalan sesuai standar sehingga produk memiliki mutu terbaik dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional," ujarnya di Ambon, Selasa.

Apa Saja yang Diawasi dalam Proses Ini?

Tim Inspektur Karantina melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas instalasi, sistem manajemen mutu, dokumen pendukung, hingga standar operasional prosedur (SOP) perusahaan. Fokus utama pengawasan adalah penerapan sistem biosekuriti dan pencegahan masuknya Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK).

Menurut Willy, penerapan CKIB tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengendalian penyakit ikan, tetapi juga menjadi jaminan kualitas produk sebelum dipasarkan atau diekspor. "Evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh aspek operasional telah memenuhi persyaratan teknis secara konsisten," katanya.

Nilai Ekspor Tuna Maluku Meningkat Signifikan

Data perikanan menunjukkan total nilai ekspor perikanan Provinsi Maluku pada 2025 mencapai 54,30 juta dolar AS—meningkat dibandingkan 2024 yang sebesar 44,79 juta dolar AS. Dari capaian tersebut, komoditas tuna, terutama Frozen Yellowfin Tuna Loin, fillet, dan produk olahan lainnya, menjadi penyumbang devisa terbesar kedua setelah udang vanamei.

Negara tujuan utama ekspor tuna Maluku meliputi Amerika Serikat, China, Jepang, dan Vietnam. Keempat negara ini selama ini menjadi pasar potensial bagi produk perikanan berkualitas dari kawasan timur Indonesia.

Sinergi dengan Pelaku Usaha Perikanan

Willy menambahkan bahwa sinergi antara BKHIT Maluku dan pelaku usaha perikanan diharapkan dapat memperkuat sistem jaminan mutu. "Dengan mutu yang terjaga, produk tuna Maluku akan semakin diterima pasar global dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah," ujarnya.

Peningkatan nilai ekspor ini menunjukkan pentingnya penguatan sistem karantina dan pengawasan mutu untuk menjaga kepercayaan pasar internasional. BKHIT Maluku pun terus mendorong penerapan standar biosekuriti yang baik di setiap unit usaha perikanan di daerah tersebut.

Reporter: Saiful
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top