AMBON — Pastor Yos Bintoro menekankan bahwa OCI tidak hanya melayani kebutuhan rohani anggota TNI dan Polri yang beragama Katolik. Lembaga ini, kata dia, juga memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Semangat yang kami bawa adalah semangat pengabdian. Pengabdian kepada Tuhan, kepada bangsa dan negara, serta kepada masyarakat,” ujarnya dalam pertemuan tertutup di Balai Kota Ambon.
Menurut Pastor Yos, Maluku, khususnya Kota Ambon, memiliki pengalaman berharga dalam membangun kembali kehidupan sosial yang harmonis setelah konflik horizontal. Pengalaman itu, lanjutnya, menjadi modal penting untuk memperkuat moderasi beragama dan menumbuhkan sikap saling menghormati.
“Kita harus terus mengedepankan nilai kemanusiaan. Apabila nilai kemanusiaan ditempatkan di atas segala perbedaan, maka persaudaraan akan tumbuh,” kata Pastor Yos.
Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mengapresiasi perhatian OCI terhadap kehidupan sosial dan keagamaan di kota berjuluk Ambon Manise itu.
Bodewin menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kemajuan fisik. Menurutnya, persatuan, kerukunan, dan semangat kebersamaan masyarakat menjadi fondasi utama.
“Peran lembaga keagamaan sangat penting dalam mendukung pembentukan karakter dan moral masyarakat,” ujar Bodewin.
Kunjungan Pastor Yos Bintoro merupakan bagian dari agenda pelayanan rohani di Maluku. Selain bertemu pemerintah daerah, ia dijadwalkan mengunjungi sejumlah paroki, lembaga pendidikan, panti asuhan, dan berdialog dengan berbagai elemen masyarakat.
Pemkot Ambon, kata Bodewin, selalu terbuka menjalin kerja sama dengan berbagai pihak demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera. Ia berharap kunjungan ini mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan.