MALUKU — Laporan dari TechManiacs mengungkapkan bahwa Samsung berencana menerapkan kenaikan harga pada lini Galaxy S, Galaxy Z Fold 7, Galaxy Z Flip 7, dan varian FE (Fan Edition) di Yunani mulai pekan pertama Juni. Beberapa model disebut bisa melonjak hingga €100, sementara varian tertentu mungkin mengalami kenaikan yang lebih tinggi lagi.
Belum ada konfirmasi resmi dari Samsung apakah kebijakan ini akan diterapkan di seluruh Eropa. Namun, jika pola ini berlanjut, kawasan seperti Amerika Serikat dan India berpotensi menjadi sasaran berikutnya. Pengguna di Indonesia, yang selama ini mengandalkan pasar regional Asia-Pasifik, perlu waspada terhadap kemungkinan penyesuaian harga serupa.
Ini bukan kali pertama Samsung menaikkan harga flagship-nya tahun ini. Saat meluncurkan Galaxy S26 series, perusahaan sudah menaikkan harga varian dasar dan Plus sebesar $100 di AS, sementara Galaxy S26 Ultra dibiarkan tetap. Keputusan itu justru membuat S26 Ultra laris manis karena dianggap lebih bernilai ketimbang saudaranya.
Di AS, Samsung juga diam-diam menaikkan harga Galaxy Z Fold 7 varian 512GB. Kini, tekanan biaya produksi tampaknya mendorong perusahaan untuk memperluas penyesuaian harga ke lebih banyak lini produk. “Biaya komponen dan memori jelas meningkat, dan perusahaan hanya bisa menyerap sebagian sebelum akhirnya membebankan ke konsumen,” tulis Sanuj, kontributor Android Central.
Kenaikan di Yunani dijadwalkan berlaku pada Juni 2026. Jika diteruskan ke wilayah lain, konsumen yang membeli Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Wide Fold—yang kabarnya akan meluncur Juli 2026—bisa menjadi yang paling merasakan dampaknya. Samsung belum memberikan pernyataan resmi soal perubahan harga global, tetapi sinyal dari Eropa cukup kuat untuk tidak diabaikan.
Bagi pengguna yang berencana membeli Galaxy flagship dalam waktu dekat, saran dari banyak pengamat cukup jelas: jangan menunda terlalu lama. Harga bisa melonjak kapan saja, dan tidak ada jaminan kenaikan hanya terjadi di Eropa.
Sampai berita ini diturunkan, Samsung Indonesia belum mengumumkan perubahan harga. Namun, sejarah menunjukkan bahwa penyesuaian harga di satu kawasan sering diikuti oleh kawasan lain, terutama jika menyangkut biaya komponen global. Pengguna di Indonesia disarankan memantau pengumuman resmi Samsung dan mempertimbangkan pembelian lebih awal jika ingin menghindari potensi kenaikan.
Kenaikan dijadwalkan berlaku di Yunani mulai Juni 2026. Belum ada tanggal pasti untuk wilayah lain, termasuk Indonesia.
Kenaikan dilaporkan mencapai €100 atau sekitar Rp1,7 juta per unit untuk beberapa model flagship. Varian tertentu bisa mengalami kenaikan lebih tinggi.
Kemungkinan besar iya. Mengingat Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Wide Fold dijadwalkan meluncur Juli 2026, Samsung diperkirakan akan menaikkan harga foldable-nya lebih lanjut tahun ini.