AMBON — Program tersebut tidak sekadar jalan-jalan ke luar negeri. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unpatti, Ruslan HS Tawari, menekankan bahwa kesempatan ini dirancang untuk memperluas wawasan dan membentuk pola pikir global mahasiswa.
"Program seperti ini memberikan kesempatan bukan hanya pengalaman, tetapi juga memberikan arah dan cara berpikir untuk bagaimana membangun masa depan," kata Ruslan di Ambon, Selasa.
YAIJ Foundation membawa setidaknya tiga jenis program. Pertama, Ausbildung atau studi vokasi di Jerman yang menggabungkan pendidikan teori dan pelatihan kerja di industri. Kedua, program pertukaran budaya ke Amerika Serikat dan Belgia. Ketiga, pendampingan karier internasional bagi mahasiswa dan alumni yang ingin bekerja di Eropa.
Kepala PT YAIJ Cabang Ambon, Yulia Rumpeniak, mengatakan pemerintah Jerman saat ini membuka pintu lebar bagi tenaga muda produktif dari berbagai negara. Hal ini disebabkan meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia di sektor industri dan layanan kerja di sana.
Satu hal yang sering menjadi kekhawatiran mahasiswa saat mendengar program internasional adalah biaya. YAIJ Foundation mengantisipasi hal itu dengan menyediakan subsidi pembiayaan hingga 70 persen bagi peserta dari Unpatti.
"Kami hadir untuk memperkenalkan kepada mahasiswa dan alumni Universitas Pattimura bahwa ada peluang untuk berkarier dan mendapatkan pengalaman internasional di luar negeri, khususnya di Jerman," ujar Yulia.
Ruslan menambahkan, mahasiswa harus memanfaatkan peluang ini dengan penuh komitmen. Menurutnya, tidak semua orang memiliki kesempatan serupa, sehingga generasi muda Maluku perlu berani mengambil langkah progresif.
Pihak universitas mendorong mahasiswa untuk segera melengkapi persyaratan administratif dan kemampuan bahasa asing. Program ini terbuka untuk semua fakultas, tidak terbatas pada jurusan tertentu.
"Mahasiswa Universitas Pattimura diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini sebagai bagian dari pengembangan kompetensi, perluasan wawasan, dan penguatan pengalaman internasional," kata Ruslan.
YAIJ Foundation juga akan memberikan pendampingan mulai dari persiapan dokumen, pelatihan bahasa, hingga penempatan di perusahaan atau institusi pendidikan di Eropa. Informasi lebih lanjut bisa didapatkan melalui kantor perwakilan YAIJ di Ambon.