MALUKU — Sutradara dan penulis Naqqash Khalid resmi menandatangani kontrak dengan agensi Somesuch untuk representasi global. Langkah ini menyusul kesuksesan film debutnya, In Camera, yang rilis 2024 dengan dukungan BBC Films dan BFI serta meraih Best First Feature di Dinard British Film Festival dan penghargaan FIPRESCI di Thessaloniki International Film Festival.
Khalid dikenal lewat In Camera, film panjang pertamanya yang tayang pada 2024. Film itu diproduseri Mary Burke melalui banner Public Dreams dan Juliette Larthe dari Prettybird, dengan proses syuting enam pekan di Manchester, Inggris, pada 2022.
Jejak Penghargaan In Camera
Selain menang di Dinard dan Thessaloniki, In Camera masuk nominasi di British Independent Film Awards (BIFAs), London Critics' Circle Film Awards, dan London Film Festival. Kombinasi capaian ini yang membuat Somesuch tertarik merekrut Khalid ke jajaran sutradara mereka.
Film tersebut mengikuti Aden, diperankan Nabhaan Rizwan, seorang aktor yang berjuang menembus industri film Inggris. Ia melewati rangkaian audisi dan penolakan sebelum akhirnya mendapat pekerjaan berperan sebagai anak laki-laki yang telah meninggal dari seorang ibu berduka, diperankan Josie Walker, yang sedang menjalani terapi.
Dari In Camera ke Flint
Sejak In Camera, Khalid menggarap sejumlah film pendek. Bersama Riz Ahmed dan WePresent, ia menyutradarai dokumenter pendek yang menelisik relevansi Hamlet bagi masyarakat hari ini.
Karya pendek terbarunya, Flint, meraih Best UK Short Film di London Short Film Festival 2026. Penghargaan ini menegaskan posisi Khalid sebagai salah satu suara baru perfilman Inggris yang konsisten di jalur festival.
Proyek Berikutnya
Khalid turut menulis skenario Good Boy, film yang dibintangi Stephen Graham dan Andrea Riseborough. Saat ini ia tengah mengerjakan film panjang berikutnya, meski detail proyek tersebut belum diumumkan.
Bergabungnya Khalid ke Somesuch menambah deretan sineas yang mereka wakili, sekaligus memperkuat posisi agensi itu di pasar film independen internasional.