AMBON — Kepala BWS Maluku, Ruslan Malik, mengatakan penyaluran air bersih menyasar warga yang kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari. Distribusi dilakukan di tiga lokasi berbeda yang mencakup RT 1, RT 2, dan RT 3 di Dusun 2, Desa Kobisonta.
Berdasarkan laporan Satgas Kekeringan BWS Maluku, pelaksanaan distribusi di tiga lokasi tersebut berlangsung lancar tanpa kendala yang dilaporkan. Total air bersih yang disalurkan pada 11 Oktober 2026 mencapai 12.000 liter.
Sumur Warga Mengering Jadi Pemicu Bantuan
Kekeringan yang melanda wilayah Kobisonta membuat sumur-sumur warga tidak lagi menghasilkan air. Kondisi itu memaksa ratusan keluarga bergantung pada pasokan air dari luar untuk kebutuhan minum, memasak, dan sanitasi.
Ruslan menyebut penyaluran air bersih menjadi langkah tanggap untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bagi kebutuhan sehari-hari.
"Langkah ini kami lakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih di sejumlah wilayah di Provinsi Maluku," ujarnya.
Arahan Dirjen SDA dan Slogan Cari, Temukan, Eksekusi
Penyaluran air bersih di Maluku merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Arnold Ritiauw. Arahan itu untuk mengantisipasi dan menangani dampak kekeringan di sejumlah wilayah Maluku.
"Distribusi bantuan air bersih di sejumlah wilayah di Maluku ini atas arahan dan perintah Bapak Dirjen SDA Kementerian PU, dalam antisipasi kekeringan sesuai slogan Cari, Temukan, dan Eksekusi, untuk mengatasi kekeringan di daerah," kata Ruslan, Senin (12/10/2026).
Pemantauan Irigasi dan Koordinasi dengan Pemda
Penanganan dampak kekeringan tidak hanya dilakukan melalui penyaluran air bersih. BWS Maluku juga memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi bersama pemerintah daerah serta instansi terkait.
Pemantauan tersebut mencakup kondisi infrastruktur sumber daya air yang terdampak kekeringan, termasuk jaringan irigasi. Hasil pemantauan menjadi salah satu dasar untuk menentukan kebutuhan dan langkah penanganan selanjutnya.
Warga Apresiasi Kinerja Pemerintah Pusat
Warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kondisi kekeringan. Apresiasi tersebut ditujukan kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, dan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Arnold Ritiauw.
Ruslan memastikan penyaluran air bersih di wilayah Kabupaten Maluku Tengah akan dilanjutkan sesuai hasil pemantauan dan kebutuhan masyarakat yang terdampak. BWS Maluku terus melakukan pemantauan terhadap kebutuhan air bersih masyarakat sebagai dasar untuk menentukan penanganan lanjutan apabila diperlukan.