AMBON — Fakultas Hukum Universitas Pattimura menyandang status sebagai fakultas tertua di lingkungan kampus tersebut. Sepanjang perjalanan 70 tahun, fakultas itu menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah perkembangan Unpatti.
Rektor Unpatti Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd. menyampaikan hal itu saat menghadiri puncak peringatan Dies Natalis ke-70 Fakultas Hukum Unpatti di Pelataran Fakultas Hukum Unpatti, Ambon.
Akreditasi Internasional Jadi Target Utama
Fakultas Hukum bersama sejumlah program studi lain di Unpatti tengah mempersiapkan proses akreditasi internasional. Asesmen lapangan dijadwalkan berlangsung pada 22-26 November.
"Akreditasi internasional ini dari 18 program studi humaniora, yang menjadi motor pengerjaannya adalah Fakultas Hukum," jelas Fredy.
Rektor berharap Fakultas Hukum menjadi salah satu fakultas dengan program studi terakreditasi internasional pada usia ke-70. Fakultas itu juga diharapkan menjadi teladan sekaligus penggerak bagi fakultas dan program studi lain di lingkungan Unpatti yang memiliki 115 program studi.
625 Mahasiswa Baru dan Peminat Tembus 1.000 Orang
Kepercayaan masyarakat terhadap Fakultas Hukum Unpatti tergolong tinggi. Tahun ini fakultas tersebut menerima 625 mahasiswa, baik di kampus utama maupun di Aru dan MBD.
"Tahun ini Fakultas Hukum menerima 625 mahasiswa, baik di kampus utama maupun di Aru dan MBD. Kepercayaan masyarakat terhadap Fakultas Hukum Universitas Pattimura begitu tinggi," ujar Rektor.
Jumlah peminat melalui berbagai jalur penerimaan setiap tahun mencapai lebih dari 1.000 calon mahasiswa. Kondisi itu menjadi indikator tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan hukum di Unpatti, sekaligus tanggung jawab menjaga mutu pendidikan.
Alumni Berkiprah dari Hakim hingga Pimpinan BUMN
Rektor menyoroti peran alumni Fakultas Hukum yang telah berkiprah di berbagai sektor. Mereka tersebar mulai dari pemerintahan pusat dan daerah, praktisi hukum, pengusaha, legislator, hingga pimpinan badan usaha milik negara dan daerah.
Potensi alumni itu perlu terus diperkuat melalui kolaborasi untuk mendukung pengembangan pendidikan, kelembagaan, dan program strategis fakultas.
Ilmu Hukum Berkarakter Kepulauan
Dekan Fakultas Hukum Unpatti Prof. Dr. Adonia Ivonne Laturette, S.H., M.H. memaknai usia 70 tahun sebagai usia emas sebuah institusi. Menurutnya, usia itu bukan alasan berhenti berkembang, melainkan momentum untuk semakin matang dan berani menentukan arah masa depan.
Tema Dies Natalis ke-70, "Hukum, Manusia dan Kepulauan untuk Masa Depan", dinilai relevan dengan karakter Maluku sebagai wilayah kepulauan. Laut di Maluku bukan sekadar pemisah antarpulau, tetapi ruang kehidupan masyarakat.
Pengembangan ilmu hukum di wilayah kepulauan tidak cukup berlandaskan teks peraturan perundang-undangan. Realitas kehidupan masyarakat juga harus dipertimbangkan, terutama isu masyarakat adat, pertanahan, wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, sumber daya alam, investasi, ekonomi digital, perlindungan konsumen, kekayaan intelektual, serta lingkungan hidup.
Perkembangan teknologi, termasuk ekonomi digital dan kecerdasan artifisial, turut menjadi tantangan yang perlu direspons melalui pengembangan ilmu hukum dan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Adonia menegaskan kebesaran sebuah institusi tidak hanya diukur dari lamanya berdiri. Manfaat yang diberikan, nilai yang diwariskan, serta kontribusinya bagi kehidupan masyarakat menjadi ukuran yang tak kalah penting.