MALUKU — Iberseries & Platino Industria kembali menggelar edisi keenam di Madrid, Spanyol, dengan menghadirkan pelaku industri film dan televisi dari Eropa, Amerika Latin, dan Amerika Serikat. Ajang tahunan yang berlangsung empat hari ini mengangkat topik microdrama, kecerdasan buatan, dan co-production sebagai fokus utama. Meksiko dan Portugal tahun ini berbagi sorotan dengan Spanyol sebagai negara tamu.
Penyelenggara Iberseries & Platino Industria menyiapkan sejumlah program baru untuk edisi 2026. Ajang ini digelar oleh Secuoya Foundation, lembaga pemungutan royalti terbesar Spanyol EGEDA, dan Federasi Ibero-Amerika FIPCA. Rangkaian acara mencakup keynote, panel diskusi, screening, sesi pitching, hingga acara networking.
Dua sesi pitching perdana diluncurkan tahun ini. Pertama, Euro Atlantic Series Co-Pro Pitch yang menyasar proyek serial Eropa yang mencari mitra co-production dan pendanaan internasional. Kedua, Fundación SGAE Pitch Session yang menampilkan proyek-proyek unggulan dari showrunner berbahasa Spanyol.
Fokus Baru: Microdrama hingga Adaptasi Karya Sastra
Ko-direktur Iberseries & Platino Industria, Samuel Castro, menjelaskan bahwa pihaknya ingin memperkuat posisi ajang ini sebagai event yang benar-benar digerakkan oleh kebutuhan bisnis dan networking. "Kami meluncurkan dua sesi pitch baru: Euro Atlantic Series Co-Pitch, yang fokus pada proyek serial Eropa yang mencari mitra co-production dan pendanaan internasional; dan Fundación SGAE Pitch Session, yang menampilkan proyek-proyek luar biasa dari showrunner berbahasa Spanyol," ujarnya.
Adriana Castillo, koordinator umum Platino Industria, menambahkan bahwa ajang ini dirancang agar bermanfaat di berbagai tahap perjalanan sebuah proyek. "Kami tidak ingin ini hanya menjadi tempat bertemunya talenta; kami ingin ini menjadi tempat di mana talenta menemukan kondisi untuk tumbuh: pendanaan, kemitraan, distribusi, dan peluang internasional yang nyata," kata Castillo.
Castillo menyebut pihaknya membuka pintu baru lewat Literary Works Pitch for Audiovisual Adaptation, memperkuat co-production internasional melalui Euro Atlantic Series Co-Pro Pitch dan Co-Production and Financing Forum, serta membuka ruang diskusi soal cara baru bercerita, termasuk vertical fiction dan microdrama.
"Yang penting bagi saya, ini bukan aktivitas yang berdiri sendiri. Kami mencoba menghubungkan titik-titiknya. Seorang kreator bisa datang dengan ide atau IP dan bertemu produser, pemodal, platform, studio, distributor, atau calon mitra," ujar Castillo.
Euro Atlantic Series Co-Pro Pitch dan Elevator Pitch Sony Pictures Television
Castro menjelaskan Euro Atlantic Series Co-Pro Pitch dibuat untuk mendorong co-production dan sirkulasi internasional proyek fiksi, docuseries, dan animasi Eropa yang memang dirancang untuk melintasi berbagai wilayah dan menjangkau audiens global. "Ini adalah cerminan lain dari skala Iberseries & Platino Industria yang semakin internasional, seiring kami terus berkembang dari acara Ibero-Amerika menjadi platform industri yang benar-benar global," tuturnya.
Komite seleksi edisi pertama Euro Atlantic Series Co-Pro Pitch melibatkan sejumlah profesional terkemuka industri audiovisual Eropa. Di antaranya Laura Miñarro, VP international business and co-production Buendía Estudios (Spanyol); Diego del Pozo, fiction manager Atresmedia Televisión (Spanyol); José Fragoso, programming director RTP1 dan RTP Internacional (Portugal); serta Georges Huercano, development and co-productions manager RTL (Belgia).
Sesi Elevator Pitch dari Sony Pictures Television juga kembali digelar tahun ini setelah edisi sebelumnya dinilai berhasil. Program ini menjadi salah satu jalur bagi proyek untuk bertemu langsung dengan pembeli dan mitra potensial.
Mengapa Ajang Ini Penting bagi Industri Konten Berbahasa Spanyol dan Portugis
Juan Alía, ko-direktur Platino Industria, menegaskan bahwa pembaruan edisi tahun ini bukan sekadar menambah jumlah kegiatan. "Saat sebuah edisi berakhir, kami duduk untuk melihat apa yang berhasil, apa yang bisa kami perbaiki, dan yang terpenting, apa yang diminta industri dari kami," ujarnya.
Alía menyebut pihaknya membuka lebih banyak jalur bagi proyek untuk menemukan pendanaan, mitra, dan pembeli, serta memperluas cakupan ke area seperti IP sastra dan vertical fiction. "Bagi kami, kuncinya adalah kegunaan. Kami ingin para profesional yang datang ke Madrid selama empat hari memiliki peluang nyata untuk menemukan konten, proyek, atau mitra yang mereka cari," kata Alía.
Jika pertemuan-pertemuan tersebut menghasilkan sinergi, co-production, atau lini bisnis baru, menurut Alía, ajang ini sudah menjalankan tujuannya.
Iberseries & Platino Industria edisi 2026 menghadirkan sejumlah pembicara ternama. Di antaranya Katina Medina Mora, sutradara serial Off Campus, The Summer I Turned Pretty, Emily in Paris, dan Swagger, serta film LuTo. Turut hadir Luis Fernández, chairman NBCUniversal Telemundo Enterprises, dan Pedro Pina, VP YouTube EMEA.
Bagi industri hiburan Asia, termasuk Indonesia, ajang ini menjadi rujukan penting untuk memantau arah tren konten berbahasa Spanyol dan Portugis. Format microdrama dan vertical fiction yang dibahas di Madrid kerap menjadi indikator tren global yang kemudian diadopsi platform streaming di berbagai negara.