MALUKU — YouTuber Marques Brownlee memutuskan kembali memakai iPhone 18 Pro setelah lebih dari dua pekan menguji iPhone Duo, foldable pertama Apple. Di podcast Waveform, ia mengaku merindukan kamera dan Face ID milik varian Pro. Keputusan Brownlee jadi sinyal awal soal kompromi hardware di perangkat lipat tersebut.
Marques Brownlee bukan pengguna biasa. Ulasannya soal ponsel selalu ditunggu jutaan orang, dan kali ini ia bicara terbuka soal pengalaman memakai iPhone Duo sebagai perangkat harian. Kesimpulannya sederhana: perangkat lipat itu menarik, tapi belum cukup untuk menggantikan iPhone 18 Pro di kantongnya.
Dalam episode terbaru podcast Waveform, Brownlee menyebut dua hal yang paling ia rindukan dari iPhone 18 Pro: sistem kamera dan Face ID. Dua fitur itu memang tidak tersedia di iPhone Duo.
Meski begitu, ia tidak sepenuhnya menyesal. Brownlee mengaku akan merindukan momen membuka iPhone Duo, memakainya dalam posisi portrait, dan membaca di layar yang lebih besar. Pengalaman membaca jadi salah satu hal yang paling ia nikmati selama pengujian.
iPhone Duo adalah perangkat lipat pertama Apple, dan minat awal pasar terhadapnya tergolong tinggi. Namun di balik antusiasme itu, ada sejumlah kompromi dibanding iPhone 18 Pro.
Daftar kekurangan itu menjelaskan mengapa sebagian pengguna berat, termasuk reviewer sekelas Brownlee, masih memilih varian Pro sebagai perangkat utama.
Brownlee dikenal lewat kanal YouTube-nya yang fokus pada ulasan gadget mendalam. Pandangannya sering jadi rujukan calon pembeli, terutama untuk perangkat baru dengan harga tinggi.
Keputusannya kembali ke iPhone 18 Pro bukan berarti iPhone Duo gagal. Ini lebih soal prioritas: bagi pengguna yang mengandalkan kamera dan keamanan biometrik, varian Pro masih lebih lengkap.
iPhone Duo menyasar pengguna yang ingin layar besar untuk membaca, multitasking, atau konsumsi konten. Format lipatnya memberi pengalaman berbeda yang tidak dimiliki iPhone 18 Pro.
Sebaliknya, iPhone 18 Pro tetap jadi pilihan bagi yang butuh kamera serba bisa dan Face ID sebagai standar keamanan. Dua perangkat ini melayani kebutuhan yang berbeda, bukan saling menggantikan sepenuhnya.
Bagi calon pembeli di Indonesia, keputusan Brownlee bisa jadi bahan pertimbangan sebelum memilih. Jika kamera dan Face ID masuk daftar prioritas, iPhone 18 Pro masih unggul. Jika layar besar dan format lipat yang dicari, iPhone Duo layak dilirik.