MALUKU — Timnas Indonesia U-20 memilih Turki sebagai lokasi pemusatan latihan pada 9 November 2026, dengan dua laga uji coba melawan Yordania dan Amerika Serikat. Agenda tersebut dirancang untuk pematangan taktik sekaligus seleksi terbuka pemain baru sebelum putaran final Piala Asia U-20 2027 di China.
Pelatih Nova Arianto menyebut jeda kompetisi dalam kalender internasional jadi satu-satunya jendela yang tersedia untuk mengumpulkan pemain. Sebagian besar pilar Garuda Muda kini bermain di Championship dan Super League, sehingga pemanggilan hanya bisa dilakukan pada periode FIFA Match Day.
Turki diproyeksikan sebagai ajang pematangan taktik, bukan sekadar latihan rutin. Nova ingin memanfaatkan kualitas lawan untuk mengevaluasi pemain di sejumlah area yang dianggap masih lemah.
"Pastinya itu menjadi tugas kami, karena sekali lagi uji coba di Turki dengan dua pertandingan melawan Yordania dan AS menjadi bagaimana tes-tes kami untuk melihat pemain-pemain baru," ujar Nova di Jakarta, Rabu (28/10).
Nova membeberkan posisi mana saja yang masih membutuhkan pembenahan. Menurut dia, sektor pertahanan sisi dan lini sayap belum punya kedalaman yang memadai.
"Beberapa posisi memang masih kurang, terutama di wing back, di center back, termasuk di sayap, kami masih kekurangan dan itu yang akan kami cari," ucap pria yang juga asisten pelatih Timnas Indonesia ini.
Dua laga di Turki jadi arena seleksi terbuka. Salah satu nama yang akan dilihat kualitasnya adalah Ousmane Camara, yang musim ini membela Tornado Kendal FC dengan status pinjaman dari Borneo FC di Championship.
Seluruh rangkaian di Turki diarahkan ke putaran final Piala Asia U-20 Maret 2027 di China. Setelah uji coba rampung, jajaran pelatih berencana menyusun agenda pemusatan latihan lanjutan.
"Kalau TC rencana kami rencanakan TC, tapi kami akan koordinasi dulu dengan coach John Herdman mengenai rencana ke depan untuk tahun 2027 baru kami akan finalisasi," ujarnya.
Nova menegaskan pemanggilan pemain tetap bergantung pada periode FIFA Match Day. Di luar jendela itu, klub-klub peserta Championship dan Super League tidak wajib melepas pemain ke tim nasional.