Gubernur Maluku Ingatkan 161 Lulusan IAKN Ambon Soal Adaptasi Hadapi Blok Masela dan Bendungan Way Apu

Penulis: Fajar  •  Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:01:31 WIB
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menghadiri prosesi wisuda 161 lulusan IAKN Ambon Periode II Tahun 2026.

AMBON — Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode II Tahun 2026 IAKN Ambon berlangsung bersamaan dengan Dies Natalis ke-VIII kampus tersebut. Sebanyak 161 wisudawan dan wisudawati resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam prosesi yang dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.

Dalam sambutannya, Lewerissa menyoroti peran perguruan tinggi dalam membentuk pengetahuan sekaligus mendorong penerapannya agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Perubahan dunia yang berlangsung cepat, menurutnya, menuntut setiap individu mampu menyesuaikan diri.

Adaptasi Jadi Kunci di Tengah Persaingan Global

Lewerissa menempatkan kemampuan beradaptasi sebagai syarat utama bagi lulusan baru. Tanpa kesiapan diri, ia menilai lulusan akan sulit bersaing dengan masyarakat dan negara lain.

"Kita harus terbuka terhadap perkembangan dunia dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi. Jika kita tidak berubah dan tidak mempersiapkan diri, kita akan kesulitan bersaing dengan masyarakat dan negara lain," ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan di hadapan civitas akademika IAKN Ambon, termasuk Rektor dan jajaran dosen. Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku serta perwakilan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI.

Blok Masela dan Bendungan Way Apu Jadi Peluang yang Harus Dijawab SDM Lokal

Lewerissa menyoroti dua proyek strategis yang sedang berjalan di Maluku, yakni pengembangan Blok Masela dan pembangunan Bendungan Way Apu di Pulau Buru. Keduanya diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja.

Manfaat proyek tersebut, menurut Lewerissa, juga menyentuh sektor pertanian dan aktivitas masyarakat sekitar. Namun ia menegaskan peluang itu harus diimbangi kompetensi dan keterampilan SDM lokal agar warga Maluku mampu mengambil bagian, bukan sekadar menjadi penonton.

Peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan SDM dinilai menjadi jalan agar masyarakat memperoleh manfaat langsung dari program pembangunan di daerah.

Investasi Diminta Libatkan Pelaku Usaha Lokal dan Transfer Teknologi

Lewerissa menegaskan investasi yang masuk ke Maluku harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dan mematuhi ketentuan yang berlaku. Investasi juga diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat dan melibatkan pelaku usaha lokal.

Ia mendorong adanya transfer teknologi dalam setiap investasi guna meningkatkan kapasitas dan daya saing SDM daerah. Dengan begitu, kehadiran modal besar tidak hanya menguntungkan investor, tetapi juga memperkuat kemampuan warga lokal.

Para lulusan IAKN Ambon diharapkan menerapkan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan. Bidang pendidikan dan pelayanan keagamaan menjadi jalur utama, tetapi lulusan juga dinilai siap masuk sebagai aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga profesional di sektor swasta.

Lewerissa menutup sambutannya dengan pesan agar para wisudawan menjaga nama baik almamater dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.

Reporter: Fajar
Sumber: wartamaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top