MALUKU TENGGARA — Agenda pembukaan MPP Angkatan Muda GPM XXXVII dibuka langsung oleh Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM, Pdt. Sacharias Izak Sapulete. Kehadiran Bupati Muhamad Taher Hanubun sebagai pengganti gubernur menjadi bagian dari rangkaian acara yang digelar di Gedung Gereja Sumber Kasih, Jemaat GPM Oheira.
Ketidakhadiran Hendrik Lewerissa memunculkan pertanyaan di tengah berlangsungnya konsolidasi organisasi kepemudaan gereja tersebut. Sejumlah peserta menanyakan alasan di balik absennya gubernur, namun informasi yang tersedia belum memastikan penyebabnya.
Tidak ada keterangan yang mengaitkan ketidakhadiran gubernur dengan agenda politik atau kepentingan lain. Panitia dan pihak terkait belum memberikan penjelasan resmi soal hal itu.
Muhamad Taher Hanubun menjelaskan bahwa dirinya berada di Ambon pada Jumat sebelum kegiatan. Ia kemudian mengajak Ketua Sinode GPM terbang menuju Tual menggunakan pesawat milik TNI Angkatan Udara.
Perjalanan tersebut memungkinkan Bupati tiba di Maluku Tenggara, mengantar Yelim ke Oheira, sekaligus menghadiri pembukaan MPP. Kedatangan Bupati di lokasi acara menjadi penopang jalannya agenda pembukaan yang dijadwalkan pagi itu.
MPP Angkatan Muda GPM XXXVII berlangsung di Jemaat GPM Oheira, Kabupaten Maluku Tenggara. Pembukaan dilakukan oleh Ketua MPH Sinode GPM Pdt. Sacharias Izak Sapulete, S.Th., M.Si.
Agenda ini menjadi forum konsolidasi organisasi kepemudaan gereja di lingkup GPM. Peserta musyawarah berasal dari jemaat-jemaat GPM di sejumlah wilayah.
Pembacaan sambutan gubernur oleh Bupati Maluku Tenggara menjadi bagian dari protokol acara. Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Provinsi Maluku soal alasan ketidakhadiran Gubernur Hendrik Lewerissa.