KM Leuser dijadwalkan berangkat dari Ambon pukul 08.00 WIT menuju Maluku Tenggara Barat pada Rabu, 16 September 2026. Kapal Tipe 1.000 pax itu menyinggahi dua pelabuhan dan tiba di Maluku Tenggara Barat pada 17 September pukul 20.00 WIT. Perjalanan ini menjadi salah satu dari dua layanan PELNI yang melayani rute Ambon–Maluku Tenggara Barat hari itu.
AMBON — Jadwal kapal PELNI untuk Rabu, 16 September 2026 mencatat 10 keberangkatan dari berbagai pelabuhan di Indonesia. Dua di antaranya melayani rute menuju Maluku Tenggara Barat, yakni KM Pangrango dan KM Leuser. Keduanya bertolak dari Ambon dengan selisih waktu enam jam.
KM Pangrango berangkat lebih dulu pukul 02.00 WIT. Kapal ini menyinggahi tiga pelabuhan dan dijadwalkan tiba di Maluku Tenggara Barat pada 18 September pukul 07.00 WIT. Sementara KM Leuser menyusul pukul 08.00 WIT dengan dua pelabuhan singgah dan tiba lebih cepat, 17 September pukul 20.00 WIT.
KM Leuser merupakan kapal Tipe 1.000 pax yang dibangun 1994 di galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman. Kapasitasnya mencapai 970 penumpang dengan bobot 6.022 GT dan panjang 99,8 meter. Usianya kini memasuki 32 tahun sejak pertama kali diluncurkan.
Dengan kapasitas hampir seribu penumpang, KM Leuser menjadi andalan untuk rute Ambon–Maluku Tenggara Barat. Waktu tempuh dari Ambon ke tujuan akhir sekitar 36 jam, terhitung dari keberangkatan pukul 08.00 WIT hingga tiba pukul 20.00 WIT keesokan harinya.
Dua pelabuhan singgah dalam rute ini menjadi titik naik-turun penumpang sebelum kapal mencapai pelabuhan akhir. Penumpang yang hendak turun di pelabuhan singgah perlu memperhatikan estimasi waktu kedatangan masing-masing titik.
Catatan tersendiri datang dari KM Sinabung. Kapal ini tercatat tiga kali beroperasi pada hari yang sama di jalur Bitung–Ternate–Sorong secara berturutan. Pelayaran pertama berangkat dari Bitung pukul 03.00 WITA menuju Ternate, menyinggahi dua pelabuhan, tiba pukul 13.00 WIT.
Pelayaran kedua bertolak dari Bitung pukul 14.00 WITA menuju Ternate dengan dua pelabuhan singgah, tiba pukul 23.00 WIT. Pelayaran ketiga berangkat dari Ternate pukul 15.00 WIT menuju Sorong, menyinggahi tiga pelabuhan, tiba 17 September pukul 13.00 WIT.
Frekuensi tiga kali dalam sehari ini menunjukkan tingginya mobilitas penumpang di kawasan timur Indonesia. Jalur Bitung–Ternate–Sorong menghubungkan tiga provinsi dengan aktivitas ekonomi dan sosial yang padat.
KM Gunung Dempo mencatat rute terpanjang pada 16 September 2026. Kapal ini berangkat dari Jayapura pukul 06.00 WIT menuju Makassar dengan delapan pelabuhan singgah. Perjalanan tersebut memakan waktu hingga 20 September pukul 23.00 WITA.
Di urutan kedua rute terpanjang, KM Bukit Raya berangkat dari Jakarta Utara pukul 18.00 WIB menuju Pontianak. Kapal ini menyinggahi sembilan pelabuhan dan dijadwalkan tiba 21 September pukul 11.00 WIB.
Keberangkatan lain hari itu meliputi KM Dorolonda dari Jakarta Utara pukul 06.00 WIB menuju Makassar dengan tiga pelabuhan singgah, tiba 18 September pukul 17.00 WITA. KM Tidar bertolak dari Makassar pukul 07.00 WITA menuju Bau-Bau, dua pelabuhan singgah, tiba 17 September pukul 01.00 WITA. KM Lambelu berangkat dari Makassar pukul 10.00 WITA menuju Tarakan dengan empat pelabuhan singgah, tiba 18 September pukul 16.00 WITA.
Pembelian tiket kapal PELNI hanya dilayani melalui kanal resmi. Calon penumpang dapat mengakses pelni.co.id, aplikasi PELNI Mobile, Contact Center 162, atau loket resmi di pelabuhan. PELNI tidak bekerja sama dengan agen travel pihak ketiga untuk penjualan tiket.
Penumpang yang hendak ke Maluku Tenggara Barat disarankan memesan lebih awal, terutama untuk keberangkatan KM Leuser dan KM Pangrango. Dua kapal ini melayani rute yang sama pada hari yang sama dengan waktu tempuh berbeda.
Pastikan jadwal keberangkatan dicek ulang mendekati tanggal perjalanan. Perubahan jadwal dapat terjadi sewaktu-waktu mengikuti kondisi cuaca dan operasional kapal di lapangan.
| Kapal | Rute | Berangkat | Tiba | Singgah |
|---|---|---|---|---|
| KM.Pangrango | Ambon → Maluku Tenggara Barat | 02.00 WIT | 18 Sep, 07.00 WIT | 3 pelabuhan |
| KM.Sinabung | Bitung → Ternate | 03.00 WITA | 16 Sep, 13.00 WIT | 2 pelabuhan |
| KM.Dorolonda | Jakarta Utara → Makassar | 06.00 WIB | 18 Sep, 17.00 WITA | 3 pelabuhan |
| KM.Gunung Dempo | Jayapura → Makassar | 06.00 WIT | 20 Sep, 23.00 WITA | 8 pelabuhan |
| KM.Tidar | Makassar → Bau-Bau | 07.00 WITA | 17 Sep, 01.00 WITA | 2 pelabuhan |
| KM.Leuser | Ambon → Maluku Tenggara Barat | 08.00 WIT | 17 Sep, 20.00 WIT | 2 pelabuhan |
| KM.Lambelu | Makassar → Tarakan | 10.00 WITA | 18 Sep, 16.00 WITA | 4 pelabuhan |
| KM.Sinabung | Bitung → Ternate | 14.00 WITA | 16 Sep, 23.00 WIT | 2 pelabuhan |
| KM.Sinabung | Ternate → Sorong | 15.00 WIT | 17 Sep, 13.00 WIT | 3 pelabuhan |
| KM.Bukit Raya | Jakarta Utara → Pontianak | 18.00 WIB | 21 Sep, 11.00 WIB | 9 pelabuhan |
Tipe 1.000 pax, dibangun 1994 di galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman. Kapasitas 970 penumpang, bobot 6.022 GT, panjang 99,8 meter.
Datang minimal 2 jam sebelum keberangkatan, bawa KTP asli. Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu, cek ulang lewat kanal resmi PELNI.