JAKARTA — Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 resmi dimulai pada 20 Agustus 2026. Kuota penerima tidak disebutkan secara rinci, namun program pembiayaan pendidikan melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) ini membuka tiga kategori sekaligus.
Beasiswa Masyarakat Berprestasi diperuntukkan bagi warga yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik tingkat nasional atau internasional. Ada pula kategori khusus penyandang disabilitas dan pegawai Kemendikdasmen yang ingin melanjutkan studi.
Penerima Beasiswa Masyarakat Berprestasi akan memperoleh pembiayaan pendidikan, biaya hidup, dan biaya buku. Sementara itu, penyandang disabilitas yang lolos seleksi mendapat komponen lebih luas, mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, buku, penelitian, serta biaya hidup pendamping.
Besaran setiap komponen biaya baru akan ditetapkan kemudian melalui perjanjian kerja sama beasiswa antara penerima dan penyelenggara.
Calon pendaftar kategori Masyarakat Berprestasi wajib melampirkan rekomendasi dari institusi terkait. Pelamar juga tidak boleh sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain dan belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
Perguruan tinggi tujuan harus memiliki akreditasi minimal B atau Baik Sekali. Pelamar diutamakan mengikuti kelas reguler dan memiliki sertifikat prestasi nasional atau internasional.
Untuk jenjang magister, pelamar baru harus berusia di bawah 32 tahun pada 31 Desember 2026. Mahasiswa yang sedang menempuh perkuliahan diberi kelonggaran hingga usia di bawah 33 tahun.
Jenjang doktor memiliki batas usia lebih longgar. Pelamar baru maksimal berusia di bawah 46 tahun, sementara mahasiswa on-going diperbolehkan hingga usia di bawah 47 tahun pada 31 Desember 2026.
Pelamar jenjang D4 dan S1 diutamakan merupakan lulusan tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya. Mahasiswa aktif wajib memiliki IPK minimal 2,75 dan sertifikat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI).
Esai bertema "Pengembangan Sumber Daya Manusia Menuju Indonesia Emas 2045" sepanjang 1.000–1.500 kata juga menjadi syarat wajib. Untuk jenjang S2, pelamar baru harus mengantongi Letter of Acceptance (LoA) tanpa syarat, IPK S1 minimal 3,00, serta esai 1.500–2.000 kata.
Pelamar S3 diwajibkan menyerahkan proposal penelitian disertasi dan esai dengan panjang yang sama. Pendaftaran hanya berlangsung lima hari, sehingga calon penerima disarankan menyiapkan seluruh dokumen sebelum batas akhir 24 Agustus 2026.