Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Gempa NTT dan Percepat Pemulihan Infrastruktur di Nagekeo

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34:31 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau lokasi terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo, NTT, Senin (17/8/2026).

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau dampak gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, dan mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayah tersebut.

Kunjungan dilakukan Senin (17/8/2026), setelah Dody memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Stadion Marilonga, Kabupaten Ende.

Setibanya di Nagekeo, ia berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melihat kondisi pascabencana dan mendata kebutuhan mendesak warga. Dody menegaskan respons cepat pusat menjadi kunci, dengan fokus pada infrastruktur vital bagi mobilitas dan layanan dasar masyarakat.

"Arahan dari Bapak Presiden sudah sangat jelas, ketika terjadi bencana, tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Secepat-cepatnya harus kita tangani dan kita pulihkan," kata Menteri PU Dody dalam rapat koordinasi di Nagekeo.

Pemda diminta segera menyerahkan data awal titik infrastruktur yang rusak, menjadi pijakan Kementerian PU menerjunkan tim ke lapangan.

"Untuk tahap pertama, tidak perlu terlalu detail dulu. Saya tahu data bencana pasti terus bertambah. Hari ini mungkin sekian, besok bisa bertambah lagi. Data awal saja diberikan kepada kami, kemudian tim bisa segera berkoordinasi dengan kepala daerah untuk mengecek satu per satu dan mulai bekerja," ujar Dody Hanggodo.

Pemulihan, menurut Dody, harus memprioritaskan fasilitas paling krusial bagi warga, dan pemda diminta menyampaikan area yang butuh penanganan darurat agar selaras dengan pusat.

"Mana yang prioritas dan mana yang membutuhkan penanganan segera, itu yang kita mulai kerjakan. Kalau dari pemerintah kabupaten ada yang mau diajukan, silakan disampaikan. Pemerintah pusat memang berkewajiban membantu, dan kepala daerah juga menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah," kata Menteri PU Dody.

Adapun Ditjen Cipta Karya sudah menyalurkan dukungan air bersih bagi warga terdampak, sedangkan BPJN NTT terus membersihkan titik longsor di ruas Wolowaru-Maumere, Malwatar-Batas Kota Ruteng, dan Aegela-Batas Kota Ende demi menjaga akses jalan antarwilayah.

Kementerian PU menegaskan koordinasi dengan pemda dan pendataan kerusakan permukiman serta infrastruktur dasar lain akan terus dilanjutkan. Tim gabungan di lapangan juga diminta terus memperbarui data terkini agar setiap kebutuhan warga bisa direspons tanpa jeda berarti.

Reporter: Redaksi
Back to top