Telkom Pulihkan 400 BTS dan 2.600 Pelanggan IndiHome di NTT Kurang dari 24 Jam Usai Gempa

Penulis: Saiful  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 11:55:31 WIB
Pemulihan layanan telekomunikasi di NTT berlangsung cepat dengan pemulihan 400 BTS dan 2.600 pelanggan IndiHome dalam waktu kurang dari 24 jam pascagempa.

MALUKU — Gempa yang melanda NTT pada Sabtu (15/8) sempat melumpuhkan separuh jaringan telekomunikasi TelkomGroup. Data awal mencatat sekitar 50 persen BTS Telkomsel terganggu, disusul putusnya sejumlah kabel fiber optik di darat dan laut yang menurunkan kapasitas layanan di beberapa titik.

Namun, proses pemulihan berjalan cepat. Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, dalam agenda Rapat Koordinasi Penanganan Gempa NTT, Minggu (16/8), menyatakan trafik layanan kini berangsur normal seiring kembalinya pasokan listrik.

"Alhamdulillah trafik sudah berangsur normal, walaupun pada awalnya terdapat sekitar 50% BTS Telkomsel terganggu, tapi saat ini sejalan dengan upaya percepatan perbaikan yang kami lakukan dan listrik yang mulai kembali, sebagian besar sudah pulih," ujarnya.

Prioritas Pemulihan di Tujuh Kabupaten Terdampak

Tim teknis memprioritaskan perbaikan di wilayah terdampak paling parah, yakni Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Alor, Ende, dan Ngada. Kondisi lapangan dan kesiapan infrastruktur pendukung menjadi pertimbangan utama dalam proses pengerahan tim.

Dari sisi infrastruktur utama, jaringan backbone TelkomGroup masih berfungsi berkat jalur cadangan. Meski begitu, perbaikan fiber optik yang putus terus dilakukan sambil mengoptimalkan rute alternatif agar kapasitas layanan kembali penuh. Untuk pelanggan IndiHome, sebanyak 16.788 dari total 17.062 pelanggan telah terlayani kembali, sementara sisanya dipulihkan secara bertahap.

300 Tim Teknis dan Genset Dikerahkan

TelkomGroup menerjunkan 300 personel teknis ke lapangan untuk asesmen, perbaikan jaringan, dan penanganan infrastruktur pendukung. Mereka berkoordinasi dengan Danantara Indonesia, BP BUMN, Kementerian Komunikasi dan Digital, BNPB, BPBD, TNI/Polri, serta pemerintah daerah.

Pasokan listrik menjadi tantangan utama. Perusahaan memaksimalkan genset bergerak dan genset tetap di masing-masing area untuk menjaga layanan tetap hidup sembari menunggu normalisasi listrik dari PLN.

Paket Darurat Rp1 untuk Warga Terdampak

Untuk membantu masyarakat tetap terhubung, Telkomsel menyediakan Paket Darurat berisi 3GB kuota, 100 SMS, dan 300 menit telepon seharga Rp1 dengan masa berlaku tujuh hari. Pelanggan dapat mengaktifkannya melalui kode *888*20#.

Dian menegaskan konektivitas menjadi kebutuhan vital di tengah bencana, baik untuk menghubungi keluarga maupun memperoleh informasi bantuan. "Kami memahami bahwa di tengah situasi bencana seperti ini, konektivitas menjadi kebutuhan yang semakin vital bagi masyarakat... Kami akan terus berada di tengah masyarakat dan melakukan yang terbaik agar mereka dapat tetap terhubung," tutup Dian.

TelkomGroup menyampaikan empati kepada masyarakat NTT yang terdampak. Informasi perkembangan layanan dan penanganan bencana dapat diakses melalui Hotline Tanggap Bencana TelkomGroup.

Reporter: Saiful
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top