AMBON — Pergerakan harga pangan di Maluku pada pertengahan Agustus 2026 menunjukkan tren beragam. Data PIHPS yang diperbarui 12 Agustus 2026 mencatat sebanyak sembilan komoditas sembako mengalami penurunan harga, sementara tujuh komoditas lainnya justru naik dibandingkan bulan sebelumnya.
Daging sapi menjadi salah satu penyumbang penurunan terdalam. Harga daging sapi kualitas 1 dan kualitas 2 sama-sama turun 5 persen dalam sebulan terakhir, dari Rp 150 ribu menjadi Rp 142,5 ribu per kilogram. Angka ini juga lebih rendah 4,2 persen dibandingkan catatan tiga bulan lalu yang berada di level Rp 148,75 ribu.
Penurunan paling tajam terjadi pada bawang merah ukuran sedang yang harganya anjlok 24,73 persen menjadi Rp 45,65 ribu per kilogram. Bawang putih ukuran sedang juga melemah 14,45 persen ke posisi Rp 44,4 ribu per kilogram. Kedua bumbu dapur ini menjadi penekan utama inflasi pangan di daerah tersebut.
Di sisi lain, cabai rawit hijau melonjak 17,65 persen menjadi Rp 50 ribu per kilogram. Cabai rawit merah juga naik 7,56 persen ke level Rp 98,15 ribu per kilogram. Kenaikan ini berpotensi menambah beban belanja rumah tangga yang selama ini mengandalkan cabai sebagai bahan pokok masakan.
Harga beras di Maluku terpantau relatif tenang. Beras kualitas medium I bertahan di Rp 17,6 ribu per kilogram, sedangkan beras kualitas super I dan super II masing-masing tidak berubah di angka Rp 18,95 ribu dan Rp 19,25 ribu per kilogram. Beras kualitas medium II justru turun tipis 0,6 persen menjadi Rp 16,65 ribu.
Untuk minyak goreng, harga kemasan bermerk 2 tercatat naik signifikan 14,64 persen menjadi Rp 27,4 ribu per kilogram. Sementara minyak goreng kemasan bermerk 1 hanya naik 1,57 persen ke posisi Rp 25,9 ribu per kilogram. Kenaikan harga minyak goreng ini patut diwaspadai karena berpotensi mendorong harga pangan olahan lainnya ikut merangkak naik.
Secara historis, harga daging sapi di pasar tradisional Maluku sempat mencatatkan rekor kenaikan tertinggi 13,15 persen pada September 2018. Namun dalam rentang satu tahun terakhir (Agustus 2025-Agustus 2026), pergerakan harga komoditas ini relatif datar dengan kecenderungan menurun pada beberapa bulan terakhir.
Telur ayam ras segar ikut naik 3,51 persen menjadi Rp 35,4 ribu per kilogram, sementara daging ayam ras segar naik tipis 1,19 persen ke level Rp 46,9 ribu. Gula pasir premium terpantau naik 0,43 persen menjadi Rp 23,5 ribu, sedangkan gula pasir lokal turun 0,75 persen ke angka Rp 19,75 ribu per kilogram.
Data ini merupakan pantauan resmi PIHPS yang bersumber dari Bank Indonesia dan diperbarui setiap hari kerja. Masyarakat dapat memantau perkembangan harga pangan secara langsung melalui dashboard resmi bi.go.id/hargapangan untuk membandingkan harga di pasar tradisional di wilayah masing-masing.