Polda Maluku Juara Tiga Lomba Ketahanan Pangan Polri, Kapolri Serahkan Bantuan Alsintan untuk Optimalkan Lahan

Penulis: Ragil  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:02:01 WIB
Polda Maluku menerima penghargaan juara ketiga lomba ketahanan pangan Polri kategori Penambahan Lahan dan Produksi Kluster III di Jakarta Selatan.

AMBON — Polda Maluku membuktikan diri mampu bersaing di tingkat nasional dalam program ketahanan pangan. Dalam ajang Awarding Day yang digelar di Gedung The Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026), jajaran Polda Maluku dinobatkan sebagai juara ketiga lomba ketahanan pangan Polri untuk kategori Penambahan Lahan dan Produksi Kluster III.

Penghargaan tersebut diterima oleh Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol. Jemi Junaidi. Dalam kesempatan yang sama, Kapolri juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang diharapkan mampu mendongkrak produktivitas pertanian di Maluku.

Maluku Buktikan Potensi Pangan di Tengah Tantangan Geografis

Capaian ini menjadi catatan penting bagi Maluku yang dikenal sebagai wilayah kepulauan dengan karakteristik geografis kompleks. Optimalisasi lahan dan peningkatan produksi pangan di daerah ini membutuhkan inovasi serta kolaborasi lintas sektor yang tidak sederhana.

Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa prestasi ini bukan sekadar kemenangan seremonial. Ia menyebut penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran dalam mendukung agenda strategis pemerintah.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan komitmen seluruh jajaran Polda Maluku dalam mendukung program ketahanan pangan. Bagi kami, capaian ini bukan sekadar sebuah prestasi, tetapi menjadi penegasan bahwa Polri dapat mengambil peran nyata dalam mendukung agenda strategis pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Dadang.

Lahan Tidur Didorong Jadi Lahan Produktif

Dadang meminta kondisi geografis Maluku yang terdiri dari ribuan pulau tidak dijadikan penghalang untuk mengembangkan potensi pangan. Sebaliknya, sumber daya yang tersedia harus dioptimalkan melalui inovasi dan kerja sama lintas instansi.

“Maluku memiliki potensi yang besar. Tantangan geografis sebagai wilayah kepulauan harus kita jawab dengan inovasi dan kerja bersama. Lahan yang tersedia harus kita dorong menjadi lahan produktif sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah,” tegasnya.

Bantuan Alsintan: Alat Baru untuk Produktivitas Lebih Tinggi

Bantuan alsintan dari Kapolri dinilai menjadi suntikan tenaga bagi pengelolaan lahan di Maluku. Dadang menyambut baik dukungan tersebut dan memastikan bantuan akan dimanfaatkan secara optimal, bukan sekadar menjadi inventaris kantor.

“Bantuan alsintan dari Kapolri tentu menjadi dukungan yang sangat berarti. Kita akan mengoptimalkannya untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat pengelolaan lahan dan mendukung masyarakat. Yang terpenting adalah bagaimana bantuan dan program ini benar-benar memberikan nilai tambah serta manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ketahanan Pangan Bukan Program Musiman

Kapolda mengingatkan bahwa ketahanan pangan tidak boleh dipandang sebagai program jangka pendek atau sekadar ajang perlombaan. Menurutnya, ini adalah bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat dan kontribusi nyata terhadap ketahanan nasional.

“Ketahanan pangan bukan program sesaat dan bukan hanya untuk mendapatkan penghargaan. Ini merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat dan kontribusi terhadap ketahanan nasional. Karena itu, apa yang sudah kita capai harus terus dilanjutkan dan dikembangkan agar memberikan hasil yang nyata bagi masyarakat,” kata Dadang.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, masyarakat, kelompok tani, dan dunia usaha untuk membangun ekosistem ketahanan pangan yang kuat. “Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Polri tidak dapat bekerja sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, Kombes Pol. Jemi Junaidi menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Polda Maluku dalam mendorong pemanfaatan lahan secara produktif. Ia menegaskan makna penghargaan ini lebih dari sekadar kemenangan lomba, melainkan bukti kontribusi nyata Polri dalam program ketahanan pangan nasional.

Reporter: Ragil
Sumber: ambonkita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top