AMBON — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku mengapresiasi kerja Tim Ekonomi Daerah dan pelaku usaha yang menjaga stabilitas ekonomi di tengah keterbatasan anggaran. Apresiasi ini disampaikan menyusul rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat tren positif pada sejumlah indikator ekonomi utama.
Juru Bicara Pemprov Maluku, Kasrul Selang, merinci pertumbuhan ekonomi triwulan II 2026 terhadap triwulan sebelumnya mencapai 1,11 persen. Sementara itu, laju pertumbuhan year-on-year (y-on-y) tercatat 5,30 persen, dan pertumbuhan semester I 2026 dibandingkan semester I 2025 berada di angka 5,24 persen.
Selain pertumbuhan, BPS juga merilis data inflasi Maluku yang berada di angka 2,75 persen. Angka ini dinilai mencerminkan harga kebutuhan pokok yang masih stabil dan daya beli masyarakat yang terjaga.
Kasrul menjelaskan, capaian ini diraih di tengah kondisi fiskal yang penuh tantangan. Menurutnya, stabilitas harga menjadi faktor krusial yang menopang aktivitas ekonomi masyarakat di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
Sejumlah agenda dan kebijakan turut memengaruhi dinamika ekonomi yang dicatat BPS. Kasrul menyebut penyelenggaraan MTQ Provinsi Maluku, peningkatan nilai ekspor, hingga program diskon tiket Pelni menjadi pemicu bergeraknya sektor riil dalam beberapa bulan terakhir.
Penyesuaian harga BBM bersubsidi juga menjadi salah satu variabel yang memengaruhi pola konsumsi dan distribusi barang di daerah. Berbagai aktivitas ekonomi masyarakat yang berlangsung turut menyumbang terhadap angka pertumbuhan tersebut.
Atas pencapaian ini, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang menjaga iklim ekonomi tetap kondusif. Mulai dari Bank Indonesia, OJK, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Bea Cukai, hingga Tim Ekspor Daerah.
"Pemerintah berharap sinergi ini terus dipertahankan sehingga kinerja ekonomi Maluku semakin kuat dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat," kata Kasrul dalam keterangan resmi yang diterima Media Center Maluku.
Pemprov Maluku optimistis momentum pertumbuhan ini dapat dilanjutkan. Kolaborasi lintas instansi dan partisipasi pelaku usaha dinilai menjadi kunci untuk mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Maluku ke depan.