Kanwil Imigrasi Maluku Buka Layanan Keimigrasian di Masohi, Perkuat Pengawasan WNA hingga Cegah TPPO

Penulis: Saiful  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:21:31 WIB
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku, Gindo Ginting, menyampaikan rencana pembukaan layanan keimigrasian di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.

MASOHI — Rencana pembukaan layanan keimigrasian di Kabupaten Maluku Tengah tidak hanya bertujuan memangkas jarak tempuh warga yang selama ini harus mengurus dokumen ke Ambon. Lebih dari itu, kehadiran kantor ini menjadi garda depan pengawasan aktivitas warga negara asing dan tenaga kerja asing (TKA) yang masuk ke wilayah tersebut.

Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku, Gindo Ginting, menegaskan bahwa percepatan realisasi layanan ini merupakan respons atas meningkatnya kebutuhan masyarakat, investasi, dan mobilitas orang asing di Maluku Tengah.

Dua Fungsi Utama: Pelayanan Publik dan Pengawasan Orang Asing

Gindo menjelaskan, pembukaan layanan di Masohi akan memperluas jangkauan Ditjen Imigrasi sehingga masyarakat tidak lagi menempuh perjalanan jauh untuk mengakses berbagai layanan administrasi keimigrasian. Namun, fungsi pengawasan tetap berjalan beriringan demi memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi masyarakat serta pelaku usaha.

"Layanan keimigrasian di Masohi merupakan kebutuhan strategis, bukan hanya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat pengawasan terhadap orang asing, mendukung iklim investasi yang sehat, serta mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran keimigrasian," ungkap Gindo di Ambon, Sabtu (1/8/2027).

Mengapa Pengawasan WNA di Maluku Tengah Menjadi Krusial?

Kehadiran kantor imigrasi di daerah ini dinilai menjadi instrumen penting dalam pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM). Dengan pengawasan yang lebih dekat, pergerakan WNA dan TKA dapat dipantau lebih ketat, sehingga potensi pelanggaran dokumen maupun eksploitasi dapat dicegah sejak dini.

Langkah ini juga disebut sejalan dengan upaya mendukung pengembangan sektor pariwisata. Maluku Tengah yang dikenal memiliki destinasi unggulan akan mendapatkan kemudahan layanan administrasi bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung.

Dukungan Pemkab Malteng untuk Percepatan Realisasi

Proses realisasi layanan ini tidak berjalan sendiri. Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, dan Pemkab Malteng menyatakan komitmennya mendukung penyediaan lahan maupun gedung yang akan digunakan sebagai sarana operasional layanan keimigrasian.

"Tentunya layanan keimigrasian di Masohi akan mendukung pengembangan sektor pariwisata, termasuk memberikan kemudahan pelayanan administrasi bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Maluku Tengah," tutupnya.

Reporter: Saiful
Sumber: beritabeta.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top