Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ferran Torres Jadi Mimpi Buruk Argentina

Penulis: Saiful  •  Senin, 20 Juli 2026 | 06:03:31 WIB

MALUKU — Spanyol memulai laga dengan tekanan tinggi, nyaris unggul cepat di menit kelima lewat aksi Lamine Yamal. Namun sepakan pemain muda itu masih bisa diblok Lisandro Martinez sebelum bola liar diamankan Emiliano Martinez. Di sisi lain, Argentina mengandalkan Lionel Messi yang mengancam gawang Unai Simon. Kiper Spanyol itu sigap keluar dari sarangnya untuk memotong bola sebelum dikuasai penuh oleh La Pulga.

Argentina Kehilangan Lisandro Martinez, Kartu Merah Enzo Fernandez

Pertandingan berjalan ketat di lini tengah setelahnya. Spanyol mendominasi penguasaan bola tapi kesulitan menembus pertahanan rapat Argentina. Peluang emas baru tercipta di menit 39 lewat tendangan Mikel Oyarzabal dari luar kotak penalti, namun masih bisa ditangkap Martinez. Sedangkan tembakan spekulasi Marc Cucurella meleset dari sasaran.

Malapetaka menghampiri Argentina di akhir babak pertama. Lisandro Martinez mengalami cedera dan tak bisa melanjutkan laga. Skor kacamata bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Spanyol meningkatkan tempo. Alex Baena dan Dani Olmo bergantian mengancam gawang Argentina. Emiliano Martinez tampil gemilang dengan menggagalkan sundulan Ferran Torres di menit 67 serta dua peluang emas Pedri dan Pau Cubarsi.

Keluarnya Cristian Romero akibat cedera membuat Argentina semakin tertekan. Petaka puncak terjadi saat Enzo Fernandez menerima kartu merah, membuat La Albiceleste bermain dengan 10 pemain. Nico Williams nyaris menjadi pahlawan di menit 90 lewat tendangan serangan balik, tapi tepisan Martinez masih menyelamatkan Argentina.

Gol Ferran Torres di Extra Time Hancurkan Argentina

Babak extra time menjadi penentu. Spanyol yang unggul jumlah pemain terus menekan. Gol yang dinanti akhirnya tiba melalui sundulan Ferran Torres memanfaatkan umpan silang. Bola meluncur deras ke pojok gawang Martinez yang tak mampu menjangkaunya. Gol itu sekaligus menjadi mimpi buruk bagi Argentina yang harus mengakui keunggulan Spanyol.

Kemenangan ini mengukuhkan Spanyol sebagai juara dunia untuk kedua kalinya setelah 2010. Ferran Torres yang masuk sebagai pemain pengganti menjadi pahlawan, sementara Argentina harus menelan pil pahit gagal mempertahankan gelar juara dunia.

Reporter: Saiful
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top