MALUKU — Pergerakan IHSG masih dibayangi tekanan jual meski ditutup di zona hijau. Volume transaksi yang mengecil mengindikasikan pelaku pasar wait and see, namun analis melihat potensi technical rebound masih terbuka lebar. Support terdekat berada di 5.839 dan 5.607, sementara resistance di 6.286 dan 6.599.
Riset MNC Sekuritas menyebutkan posisi IHSG saat ini sedang berada di bagian wave (c) dari wave [iv] pada pola triangle. “Kami memperkirakan IHSG berpeluang menguat menguji 6.137-6.254,” tulis riset tersebut. Fase ini memberi sinyal bahwa indeks masih memiliki ruang untuk melanjutkan kenaikan jangka pendek, meski dominasi tekanan jual masih terlihat.
Pelaku pasar perlu mewaspadai area koreksi di rentang 5.974-6.020. Jika indeks gagal bertahan di atas level tersebut, potensi pelemahan menuju support 5.839 terbuka.
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) ditutup menguat 1,07 persen ke Rp2.830 pada perdagangan sebelumnya. Meski masih didominasi tekanan jual, pergerakannya berhasil bertahan di atas MA20. MNC Sekuritas memperkirakan BBRI sedang berada di awal wave [c] dari wave 4, sehingga membuka peluang kenaikan lebih lanjut.
Rekomendasi yang diberikan adalah Buy if Break dengan level trigger di Rp2.890. Target harga bertahap di Rp2.990 dan Rp3.120, dengan stoploss di bawah Rp2.730. Investor yang sudah memiliki posisi disarankan menunggu konfirmasi breakout sebelum menambah exposure.
Saham PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) justru terkoreksi 1,62 persen ke Rp364, disertai munculnya tekanan jual. Pergerakan saham emiten pelayaran ini belum mampu menembus MA200, menandakan masih dalam fase konsolidasi. MNC Sekuritas melihat posisi BULL saat ini berada pada bagian dari wave [C] dari wave {B}.
Untuk strategi jangka pendek, rekomendasi Trading Buy diberikan di rentang Rp334-Rp352. Target harga dipasang di Rp404 dan Rp472, dengan stoploss di bawah Rp326. Trader disarankan masuk saat harga berada di area support tersebut dan keluar secara bertahap saat mendekati target.
Investasi mengandung risiko. Seluruh rekomendasi saham dalam artikel ini merupakan hasil riset analis dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.