JOMBANG — Aksi penipuan dengan modus lowongan kerja palsu kembali memakan korban di wilayah Jawa Timur. Kali ini, seorang pemuda warga Kecamatan Diwek, Jombang, harus kehilangan sepeda motor miliknya setelah tergiur tawaran pekerjaan yang diunggah di media sosial Facebook. Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Diwek pada Senin lalu.
Menurut keterangan pihak kepolisian, korban awalnya melihat unggahan lowongan kerja di grup Facebook yang menjanjikan gaji besar dengan syarat mudah. Korban kemudian menghubungi nomor yang tertera dalam unggahan tersebut. Pelaku yang mengaku sebagai staf HRD sebuah perusahaan kemudian mengajak korban bertemu untuk wawancara di sebuah lokasi di wilayah Kecamatan Diwek.
Saat pertemuan, pelaku meminjam sepeda motor korban dengan alasan akan mengambil berkas di kantor. "Korban menunggu di lokasi, namun pelaku tak kunjung kembali. Motor korban dibawa kabur," ujar Kapolsek Diwek mewakili keterangan resmi yang diterima, Rabu (19/3/2025).
Sepeda motor yang raib merupakan jenis matik berwarna hitam. Korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Hingga saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang identitasnya sudah dikantongi.
Polsek Diwek mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan di media sosial yang tidak jelas asal-usul perusahaannya. "Jangan mudah percaya dengan tawaran kerja yang meminta pertemuan di luar kantor resmi atau meminjam barang berharga," tambah Kapolsek.
Kasus ini menambah daftar panjang penipuan lowongan kerja fiktif yang memanfaatkan platform Facebook. Pelaku biasanya menjanjikan gaji besar dan proses cepat tanpa syarat ketat untuk menarik korban. Polisi mengimbau agar pelamar kerja selalu melakukan verifikasi terlebih dahulu ke perusahaan yang bersangkutan sebelum melanjutkan proses rekrutmen.