Guru Besar UGM Bongkar Akar Kemiskinan Struktural di Maluku, FISIP Unpatti Dorong Kebijakan Inklusif untuk Wilayah Kepulauan

Penulis: Yasir  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 15:01:01 WIB
Guru Besar UGM memaparkan akar kemiskinan struktural di Maluku dalam kuliah umum FISIP Unpatti.

AMBON — FISIP Universitas Pattimura kembali menegaskan perannya sebagai ruang dialektika akademik dengan menggelar kuliah umum bertajuk “Kemiskinan Struktural dan Tantangan Kepulauan: Membangun Resiliensi Masyarakat Maluku melalui Kebijakan yang Inklusif”. Acara yang berlangsung di Auditorium FISIP Unpatti itu menghadirkan Purwo Santoso, Guru Besar Politik dan Pemerintahan Universitas Gadjah Mada, sebagai pembicara utama.

Mengapa Kemiskinan di Maluku Tak Bisa Dilihat Sekadar Angka?

Dalam pemaparannya, Prof. Purwo Santoso menekankan bahwa kemiskinan harus dipahami sebagai fenomena struktural. Ia lahir dari bagaimana kebijakan dirancang dan siapa yang diuntungkan dari distribusi sumber daya. “Kemiskinan tidak berdiri sendiri. Ia lahir dari bagaimana kebijakan dirancang dan siapa yang diuntungkan dari distribusi sumber daya,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi semata. Lebih penting dari itu, negara harus mampu menghadirkan keadilan dan akses yang merata bagi seluruh masyarakat, terutama di wilayah kepulauan seperti Maluku yang memiliki tantangan geografis unik.

Kebijakan Inklusif Jadi Kunci Resiliensi Masyarakat Kepulauan

Kuliah umum ini menjadi momentum penting untuk membedah ulang persoalan kemiskinan yang dinilai berkaitan erat dengan struktur sosial, politik, dan desain kebijakan pembangunan. FISIP Unpatti mendorong agar kebijakan yang dihasilkan ke depan bersifat inklusif, tidak hanya menyentuh aspek ekonomi tetapi juga menjangkau seluruh lapisan masyarakat di pelosok pulau.

Forum ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan pengambil kebijakan di Maluku. Dengan pemahaman yang lebih utuh tentang akar masalah, resiliensi masyarakat kepulauan diyakini bisa diperkuat melalui kebijakan yang benar-benar berpihak pada keadilan sosial.

Reporter: Yasir
Sumber: porostimur.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top