Bea Cukai Ambon Bimbing Calon Eksportir Perikanan, Target Ekspor Maluku Tembus Rp 870 Miliar di 2025

Penulis: Saiful  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 04:41:01 WIB
Bea Cukai Ambon memberikan pendampingan teknis kepada calon eksportir perikanan di Maluku.

AMBON — Kantor Bea Cukai Ambon memperkuat pendampingan kepada pelaku usaha sektor perikanan di Maluku, dengan fokus membantu calon eksportir mengatasi kendala teknis dan administratif. Salah satu perusahaan yang mendapat asistensi adalah PT Avona Mina Lestari, yang tengah mempersiapkan pengiriman perdananya ke luar negeri.

Pendampingan Langsung ke Lapangan

Kepala Kantor Bea Cukai Ambon Kurniawan Hari Purnomo mengatakan, pihaknya tidak hanya memberikan pemahaman soal prosedur ekspor, tetapi juga meninjau langsung fasilitas perusahaan. "Kami mengidentifikasi sejumlah tantangan yang dihadapi perusahaan agar bisa dicarikan solusi sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya di Ambon, Rabu.

Tim Bea Cukai menilai kesiapan operasional PT Avona Mina Lestari cukup potensial. Produk perikanan Maluku, terutama tuna, memiliki daya saing tinggi di pasar global. Negara tujuan utama mencakup Amerika Serikat, China, Jepang, dan Vietnam.

Ekspor Perikanan Maluku Tumbuh 21 Persen

Data terbaru menunjukkan total nilai ekspor perikanan Maluku pada 2025 mencapai 54,30 juta dolar AS, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 44,79 juta dolar AS. Artinya, terjadi pertumbuhan sekitar 21 persen dalam setahun.

Komoditas tuna, khususnya Frozen Yellowfin Tuna Loin, fillet, dan produk olahan lainnya, menjadi penyumbang devisa terbesar kedua setelah udang vaname. Capaian ini menegaskan posisi Maluku sebagai salah satu sentra perikanan nasional yang perlu terus didorong.

Sinergi untuk Daya Saing Global

Kurniawan menekankan bahwa sumber daya perikanan Maluku yang melimpah harus diimbangi dengan penguatan sistem karantina dan pengawasan mutu. "Kepercayaan pasar internasional hanya bisa dijaga jika produk kita konsisten berkualitas," katanya.

Ke depan, Bea Cukai Ambon berencana memperluas pendampingan ke lebih banyak pelaku usaha berorientasi ekspor di berbagai sektor. Langkah ini diharapkan memperkuat posisi Maluku sebagai pemasok utama produk perikanan berkualitas dari kawasan timur Indonesia.

Reporter: Saiful
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top