AMBON — Kekhawatiran pasien rujukan dari daerah terpencil soal ketersediaan tempat tidur di rumah sakit tujuan perlahan teratasi dengan kehadiran Aplikasi Mobile JKN. Rudianto Atmodjo Waremra (51), peserta JKN asal Kota Tual, merasakan langsung manfaat aplikasi tersebut saat dirujuk ke Rumah Sakit Siloam Ambon untuk pengobatan lanjutan.
Jarak Tual-Ambon yang memakan waktu tempuh berjam-jam membuat Rudianto sempat waswas. Ia mengaku mempertimbangkan berbagai hal sebelum memutuskan berangkat, mulai dari ketersediaan tempat tidur hingga kepastian jadwal pemeriksaan dokter spesialis.
“Saya merupakan pasien rujukan dari puskesmas di Kota Tual untuk dirawat di Rumah Sakit Siloam Ambon. Karena lokasinya jauh dari kampung, saya sempat merasa khawatir apakah bisa langsung mendapatkan pelayanan,” ujar Rudianto, Rabu (22/4/2026).
Melalui Aplikasi Mobile JKN, ia mengaku seluruh proses administrasi telah diselesaikan sebelum keberangkatan. Mulai dari pengajuan rujukan, pengecekan ketersediaan tempat tidur, hingga jadwal pemeriksaan dokter bisa diakses dari ponsel.
“Semua sudah kami siapkan melalui Mobile JKN, mulai dari rujukan hingga informasi layanan di rumah sakit. Hal ini membuat kami lebih tenang karena sudah mengetahui proses yang akan dijalani sebelum tiba di rumah sakit,” jelasnya.
Rudianto menjalani perawatan akibat vertigo yang disertai riwayat penyakit jantung. Gejala yang ia rasakan cukup berat sebelum akhirnya dirujuk ke Ambon.
“Awalnya saya merasakan pusing hebat, disertai mual, muntah, nyeri dada, dan sesak napas. Kondisi tersebut terus berulang hingga akhirnya saya memutuskan untuk memeriksakan diri ke puskesmas dan mendapatkan rujukan ke rumah sakit,” ungkapnya.
Selama menjalani pengobatan, Rudianto menilai pelayanan di Puskesmas Tual maupun RS Siloam Ambon berjalan baik. Ia tidak merasakan adanya diskriminasi sebagai peserta JKN. Seluruh biaya pengobatan pun ditanggung program tanpa beban tambahan.
“Pelayanan yang saya terima sangat baik. Tidak ada perbedaan antara peserta JKN dengan pasien lainnya. Tenaga medis melayani dengan ramah, cepat, dan profesional sesuai bidangnya masing-masing,” ucapnya.
Rudianto bersyukur bisa menjadi bagian dari Program JKN. Ia berharap program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di Maluku. (ADV)