AMBON — Insiden mati mesin terjadi pada pukul 08.15 WIT di perairan antara Pulau Hatta dan Desa Dender, Banda Besar. Longboat yang membawa 20 orang itu mendadak kehilangan tenaga dan segera meminta bantuan kepada otoritas setempat.
Koordinator Pos SAR Banda menjelaskan, laporan pertama diterima dari seorang pelapor bernama Fardy pada pukul 08.27 WIT. Tim SAR Gabungan langsung bergerak menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju titik koordinat 33°39'33"S – 129°59'43"E, berjarak sekitar 7,14 nautical mile ke arah tenggara dari Pos SAR Banda.
“Setelah menerima laporan, kami bersama unsur gabungan segera menuju lokasi untuk memberikan bantuan. Longboat tersebut mengalami mati mesin di perairan antara Pulau Hatta dan Desa Dender dengan jumlah penumpang sebanyak 20 orang,” ujarnya.
Saat proses evakuasi berlangsung, sekitar pukul 09.29 WIT, tim menerima kabar dari salah satu penumpang bahwa satu unit mesin motor tempel berhasil diperbaiki. Longboat pun dapat melanjutkan perjalanan secara mandiri menuju Pelabuhan Rakyat Banda Besar.
Setibanya di Banda Besar, seluruh penumpang dilaporkan dalam keadaan selamat dan langsung naik ke Kapal PELNI KM Labobar untuk melanjutkan perjalanan menuju Kota Ambon.
“Kami mendapat informasi dari salah satu penumpang bahwa mereka telah tiba dengan selamat di Banda Besar dan sudah berada di atas KM Labobar menuju Ambon. Pelapor juga mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang selamat,” tambah Koordinator Pos SAR Banda.
Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari Pos SAR Banda, TNI Angkatan Laut, dan Polair Banda. Sarana yang digunakan berupa satu unit RIB dan Rescue Car. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin berkisar 21 knot dari arah tenggara hingga barat laut, serta tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Para penumpang menyampaikan apresiasi kepada Tim SAR Gabungan atas respons cepat yang diberikan. Karena seluruh penumpang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih dari Basarnas.