MALUKU — Dominasi Aprilia Racing di lintasan basah Mugello terlihat nyata. Dua pembalapnya memimpin klasemen, sementara tim asal Noale itu juga memuncaki kategori konstruktor dan tim. Seri ketujuh musim ini menjadi panggung persaingan sengit di setiap tikungan sirkuit sepanjang 5,2 km tersebut.
Fabio di Giannantonio dari tim satelit Pertamina Enduro VR46 berhasil mempertahankan posisi ketiga dengan 134 poin. Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) menguntit di peringkat keempat dengan 103 poin, disusul Ai Ogura (Trackhouse Racing) yang mengantongi 92 poin.
Kejutan datang dari performa Pecco Bagnaia yang masih tertahan di peringkat ketujuh dengan 82 poin. Marc Marquez, yang sempat digadang-gadang sebagai kandidat juara, baru mengumpulkan 71 poin di posisi kedelapan—jauh dari ekspektasi awal musim.
Pabrikan Italia itu kini memimpin klasemen konstruktor, unggul telak atas Ducati yang harus puas di posisi kedua. Di kategori tim, Aprilia Racing mengoleksi 329 poin—hampir dua kali lipat dari Trackhouse Racing di peringkat kedua dengan 180 poin.
Posisi Yamaha masih memprihatinkan. Monster Energy Yamaha baru mengemas 46 poin, tertinggal jauh dari para kompetitornya. Prima Pramac Yamaha bahkan hanya mengoleksi 7 poin—menjadi juru kunci klasemen tim.
Setelah GP Italia, para pembalap akan menuju Seri 8 di Balaton Park, Hungaria pada 5-7 Juni mendatang. Sirkuit anyar ini akan menjadi ujian baru bagi konsistensi Bezzecchi dan strategi tim-tim pabrikan.
Seri ke-17 di Sirkuit Mandalika, Indonesia pada 9-11 Oktober masih dinanti para penggemar tanah air. Musim ini akan ditutup di Valencia, Spanyol pada akhir November 2026.